The post Cara Interview Calon Karyawan dengan Benar Agar Dapat Kandidat Terbaik appeared first on Rambay.id.
]]>Dapat mencapai 30% dari gaji tahunan karyawan tersebut. Oleh karena itu, mengetahui cara interview calon karyawan dengan benar bukan sekadar formalitas, melainkan strategi krusial untuk keberlangsungan bisnis.
Wawancara kerja seringkali dianggap sebagai proses interogasi satu arah. Padahal, wawancara yang sukses adalah percakapan dua arah yang bertujuan menggali kompetensi, kecocokan budaya (culture fit), dan potensi jangka panjang.
Kami akan memberikan sebuah strategi, teknik psikologi, dan langkah-langkah praktis dalam melakukan wawancara agar Anda tidak salah pilih.
Banyak pewawancara melakukan kesalahan fatal dengan masuk ke ruangan interview tanpa persiapan matang, hanya bermodalkan CV kandidat di tangan. Persiapan yang buruk menghasilkan penilaian yang bias.
Sebelum Anda memposting lowongan, Anda harus tahu persis siapa yang Anda cari. Jangan hanya menyalin job description dari internet.
Jangan habiskan waktu mewawancarai kandidat yang tidak memenuhi syarat dasar. Lakukan screening awal pada CV dan portofolio. Cari “benang merah” dalam karir mereka.
Apakah mereka sering berpindah kerja dalam waktu singkat (job hopper)? Apakah ada celah waktu (gap year) yang tidak dijelaskan? Tandai hal-hal ini untuk ditanyakan saat tatap muka.
Wawancara yang tidak terstruktur cenderung bias karena pewawancara mungkin menanyakan hal yang berbeda pada setiap kandidat, sehingga sulit untuk membandingkan mereka secara objektif. Buatlah daftar pertanyaan inti yang akan diajukan kepada semua kandidat untuk posisi yang sama.
Kandidat yang gugup tidak akan bisa menunjukkan potensi terbaiknya. Tugas pertama Anda sebagai pewawancara adalah membuat suasana menjadi cair dan nyaman.
Hindari langsung masuk ke pertanyaan teknis. Mulailah dengan pertanyaan ringan untuk membangun koneksi (rapport).
Berikan gambaran singkat tentang bagaimana proses wawancara akan berlangsung. Contoh: “Hari ini kita akan mengobrol santai sekitar 30-45 menit. Saya ingin mengenal pengalaman Anda, dan nanti Anda juga boleh bertanya apa saja tentang perusahaan kami.” Transparansi ini menunjukkan profesionalisme Anda.
Salah satu metode terbaik dalam cara interview calon karyawan adalah menggunakan metode behavioral interview dengan teknik STAR (Situation, Task, Action, Result). Jangan menanyakan pertanyaan hipotetis seperti “Apa yang akan Anda lakukan jika…”, karena jawaban hipotetis bisa dikarang.
Sebaliknya, tanyakan pengalaman masa lalu, karena perilaku masa lalu adalah prediktor terbaik untuk perilaku masa depan.
Dengan teknik ini, Anda bisa membedakan kandidat yang benar-benar berpengalaman dengan kandidat yang hanya teoritis.
Keahlian teknis bisa diajarkan, tetapi karakter sulit diubah. Di era modern, kecocokan budaya (culture fit)—atau lebih baik lagi, penambahan budaya (culture add)—sangat vital.
Perhatikan bahasa tubuh selama wawancara:
Tidak semua posisi cocok dengan gaya wawancara yang sama. Sesuaikan metode dengan kebutuhan posisi.
Seperti dijelaskan pada teknik STAR, ini cocok untuk hampir semua posisi untuk melihat pola perilaku.
Wajib dilakukan untuk posisi teknis (Programmer, Desainer, Akuntan, Digital Marketer). Berikan studi kasus nyata yang pernah dihadapi perusahaan Anda dan minta mereka memberikan solusi. Ini menguji kemampuan problem solving secara real-time.
Digunakan untuk posisi dengan tekanan tinggi (misal: Customer Service atau Sales). Pewawancara mungkin sengaja bersikap sedikit dingin atau memberikan pertanyaan bertubi-tubi untuk melihat ketahanan emosi kandidat. Catatan: Lakukan dengan hati-hati dan tetap profesional.
Melibatkan beberapa pewawancara sekaligus (misal: HR, User, dan Manajer Departemen lain). Ini efisien waktu dan memberikan perspektif penilaian yang beragam, mengurangi bias subjektif.
Pewawancara juga manusia yang memiliki bias bawah sadar. Menyadari bias ini adalah langkah pertama untuk menjadi pewawancara yang objektif.
Ini terjadi ketika Anda menyukai satu aspek dari kandidat (misalnya mereka lulusan universitas yang sama dengan Anda atau berpenampilan menarik), lalu Anda menganggap semua aspek lain dari mereka juga bagus. Fokuslah pada data dan bukti kompetensi.
Kecenderungan untuk memilih orang yang “mirip” dengan kita (hobi sama, daerah asal sama). Ingat, Anda mencari orang yang kompeten untuk pekerjaan tersebut, bukan mencari teman nongkrong.
Menilai kandidat berdasarkan perbandingan dengan kandidat sebelumnya, bukan berdasarkan standar pekerjaan. Jika kandidat A sangat buruk, kandidat B yang “biasa saja” bisa terlihat sangat jenius. Gunakan scorecard penilaian untuk menghindari ini.
Di akhir sesi, selalu tanyakan: “Apakah ada yang ingin Anda tanyakan tentang perusahaan atau posisi ini?”
Kualitas pertanyaan kandidat menunjukkan kualitas riset dan minat mereka.
Tutup wawancara dengan apresiasi. Jelaskan langkah selanjutnya (timeline pengumuman). “Terima kasih atas waktunya. Kami akan memproses hasil wawancara ini dan mengabari Anda via email dalam waktu 3-5 hari kerja.”
Penting: Tepati janji tersebut. Ghosting (tidak memberi kabar) kepada kandidat akan merusak reputasi employer branding perusahaan Anda.
Mengetahui cara interview calon karyawan dengan benar adalah kombinasi antara seni memahami manusia dan sains manajemen. Proses ini bukan hanya tentang mencari siapa yang paling pintar, tetapi siapa yang paling tepat untuk dinamika tim Anda saat ini.
Ingatlah poin-poin kunci ini:
Dengan menerapkan strategi di atas, Anda tidak hanya mengisi posisi kosong, tetapi sedang membangun tim juara yang akan membawa bisnis Anda berkembang lebih jauh.
1. Berapa lama durasi ideal untuk satu sesi wawancara kerja?
Durasi ideal biasanya berkisar antara 30 hingga 60 menit. Waktu kurang dari 30 menit seringkali tidak cukup untuk menggali kedalaman kompetensi, sedangkan lebih dari 60 menit bisa membuat fokus menurun, kecuali untuk posisi level eksekutif yang memerlukan diskusi mendalam.
2. Apa yang harus dilakukan jika kandidat tidak bisa menjawab pertanyaan?
Jika kandidat blank atau gugup, cobalah untuk memparafrase pertanyaan tersebut atau berikan mereka waktu sejenak untuk minum dan berpikir. Jika mereka tetap tidak bisa menjawab, catat sebagai poin penilaian (kurangnya wawasan atau ketidaksiapan) dan lanjut ke pertanyaan berikutnya untuk menjaga aliran wawancara.
3. Bolehkah menanyakan masalah pribadi saat interview?
Sebaiknya hindari. Pertanyaan tentang agama, suku, rencana menikah, atau pandangan politik sangat tidak disarankan karena tidak relevan dengan kompetensi kerja dan berpotensi melanggar etika serta menimbulkan diskriminasi.
4. Bagaimana cara mendeteksi kandidat yang berbohong saat interview?
Gunakan teknik probing (pertanyaan pendalaman). Jika kandidat berbohong, mereka biasanya kesulitan menjelaskan detail spesifik. Tanyakan “Bagaimana detail langkahnya?”, “Siapa saja yang terlibat?”, atau “Apa kendala teknis saat itu?”. Jawaban yang tidak konsisten atau terlalu umum adalah indikasi kebohongan.
5. Apakah tes tertulis atau psikotes masih diperlukan selain wawancara?
Sangat disarankan. Wawancara mengukur kemampuan komunikasi dan kepribadian, sedangkan tes tertulis/teknis memvalidasi hard skill yang mereka klaim di CV. Keduanya saling melengkapi untuk keputusan rekrutmen yang akurat.
The post Cara Interview Calon Karyawan dengan Benar Agar Dapat Kandidat Terbaik appeared first on Rambay.id.
]]>The post Pendaftaran Tamtama TNI AD 2026, Syarat Tinggi Badan, Umur, dan Tahapan Seleksi appeared first on Rambay.id.
]]>Melalui jalur Pendaftaran Tamtama TNI AD diprediksi akan semakin tinggi. Sebagai garda terdepan dalam pertahanan negara, Tamtama memegang peran vital dalam struktur militer Indonesia.
Kami telah merangkum informasi lengkap bagi yang berniat mendaftarkan diri pada penerimaan Tamtama Prajurit Karier (PK) TNI AD Tahun Anggaran 2026. Selain itu, kami membahas mulai dari persyaratan fisik yang krusial.
Seperti tinggi badan, batasan umur yang ketat, hingga bedah detail tahapan seleksi yang harus Anda hadapi. Memahami proses ini adalah langkah awal kesuksesan Anda mengenakan seragam loreng kebanggaan.
Sebelum masuk ke teknis pendaftaran, penting untuk memahami posisi yang Anda tuju. Tamtama adalah golongan pangkat terendah dalam militer, namun merupakan ujung tombak kekuatan pasukan. Lulusan pendidikan Tamtama (Secata) akan menyandang pangkat Prajurit Dua (Prada).
Pada tahun 2026, TNI AD terus memodernisasi kekuatannya, mencari calon prajurit yang tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga memiliki mental baja, loyalitas tinggi terhadap NKRI, dan kemampuan adaptasi teknologi dasar. Oleh karena itu, seleksi tahun ini dipastikan akan sangat kompetitif dan transparan.
Penerimaan Tamtama PK TNI AD biasanya dibagi menjadi dua gelombang dalam satu tahun anggaran. Berdasarkan pola rekrutmen tahun-tahun sebelumnya dan kalender kegiatan TNI AD di awal tahun 2026, berikut adalah estimasi jadwal yang perlu Anda perhatikan:
Catatan Penting: Jadwal di atas dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan Mabes TNI AD. Calon pendaftar wajib memantau website resmi rekrutmen TNI secara berkala agar tidak ketinggalan informasi validasi.
Bagian ini adalah yang paling sering ditanyakan dan menjadi penentu awal kelolosan administrasi. Syarat pendaftaran dibagi menjadi persyaratan umum, persyaratan khusus (fisik & umur), dan persyaratan administrasi.
Persyaratan ini bersifat mutlak dan berlandaskan hukum negara:
Ini adalah “filter” pertama yang sering menggugurkan banyak calon peserta. Untuk TA 2026, TNI AD menerapkan standar yang disesuaikan dengan postur rata-rata pemuda Indonesia namun tetap memprioritaskan kesiapan tempur.
Di era digital 2026, proses pendaftaran diawali secara daring (online). Berikut adalah panduan langkah demi langkah (step-by-step) agar Anda tidak salah langkah:
ad.rekrutmen-tni.mil.id. Hati-hati terhadap website palsu (phising).Pastikan Anda menyiapkan dokumen berikut dalam rangkap (biasanya 1 asli dan beberapa fotokopi yang dilegalisir):
Mengetahui tahapan seleksi adalah kunci untuk mempersiapkan strategi. Seleksi Tamtama TNI AD menggunakan sistem gugur. Artinya, jika Anda gagal di satu tahap, Anda tidak bisa melanjutkan ke tahap berikutnya.
Panitia akan memeriksa keaslian dan kelengkapan dokumen. Kesalahan kecil seperti perbedaan satu huruf pada nama di Akte dan Ijazah bisa berakibat fatal.
Seleksi kesehatan dibagi menjadi dua tahap (Kesehatan I dan II). Ini adalah tahap yang paling banyak menggugurkan peserta.
Sebagai calon prajurit tempur, fisik adalah modal utama. Standar penilaian Garjas Tamtama TNI AD sangat ketat.
Tes ini bertujuan untuk mengukur loyalitas Anda terhadap Negara dan Pancasila, serta menelusuri latar belakang keluarga dan pergaulan.
Mengukur kecerdasan (IQ), kepribadian, ketahanan stres, dan stabilitas emosi. Soal biasanya berupa deret angka, menggambar (pohon, orang, rumah), dan tes koran (Pauli/Kraepelin).
Ini adalah gerbang terakhir. Seluruh nilai dari tahap administrasi hingga psikologi akan dikalkulasi. Calon prajurit akan ditampilkan secara fisik di depan para jenderal/komandan tinggi untuk dinilai postur dan kesiapannya secara langsung.
Hanya yang terbaik (ranking teratas sesuai kuota) yang akan dinyatakan lulus dan berhak mengikuti pendidikan.
Ini adalah poin yang harus ditekankan: Pendaftaran Tamtama TNI AD 2026 adalah 100% GRATIS.
Negara menanggung seluruh biaya seleksi. TNI AD berkomitmen memberantas percaloan. Jika ada oknum yang meminta uang puluhan hingga ratusan juta dengan janji meluluskan (“Werving”), segera laporkan.
Jangan percaya pada “jalur belakang”. Masuk TNI murni mengandalkan kemampuan fisik, kesehatan, dan mental Anda sendiri.
Persiapan tidak bisa dilakukan semalam (SKS). Idealnya, persiapan dilakukan 6 bulan hingga 1 tahun sebelum pendaftaran.
Banyak yang bertanya, berapa gaji Tamtama TNI AD 2026? Setelah lulus pendidikan sekitar 5 bulan, Anda akan dilantik dengan pangkat Prajurit Dua (Prada).
Secara total, seorang Prada baru bisa membawa pulang take home pay yang cukup layak, ditambah jaminan kesehatan, asrama (barak), dan seragam. Jenjang karir pun jelas, dari Tamtama bisa naik pangkat ke Bintara bahkan Perwira melalui jalur prestasi atau pendidikan lanjutan (Secaba Reg/Secapa).
Pendaftaran Tamtama TNI AD 2026 adalah kesempatan emas bagi pemuda Indonesia untuk mengabdikan diri pada nusa dan bangsa. Proses seleksinya memang ketat, mencakup syarat tinggi badan minimal 163 cm, batas umur 17-22 tahun, serta rangkaian tes fisik dan akademik yang menguras tenaga.
Namun, dengan persiapan yang matang—mulai dari memperbaiki kondisi kesehatan, melatih fisik secara disiplin, hingga melengkapi administrasi dengan teliti—peluang Anda untuk lolos terbuka lebar.
Ingatlah bahwa seleksi ini gratis dan transparan. Percayalah pada kemampuan diri sendiri. Persiapkan diri Anda mulai hari ini, karena menjadi prajurit TNI AD bukan sekadar pekerjaan, melainkan kehormatan.
Berikut adalah jawaban atas pertanyaan yang sering diajukan (FAQ) terkait pendaftaran Tamtama untuk membantu Anda lebih paham:
Q1: Apakah lulusan paket C bisa mendaftar Tamtama TNI AD?
A: Secara umum, TNI AD menerima lulusan SMA/SMK/MA atau yang setara. Ijazah Paket C biasanya diperbolehkan asalkan diterbitkan oleh lembaga yang berwenang dan terakreditasi.
Serta dilengkapi dengan nilai-nilai yang dipersyaratkan. Namun, pastikan untuk memvalidasi kebijakan spesifik tahun 2026 di Ajendam setempat.
Q2: Apakah gigi berlubang bisa lolos seleksi?
A: Gigi berlubang yang belum dirawat akan mengurangi nilai kesehatan secara signifikan atau bahkan menggugurkan. Sangat disarankan untuk menambal gigi yang berlubang dan membersihkan karang gigi (scaling) sebelum mendaftar.
Q3: Apakah mata minus boleh mendaftar Tamtama?
A: Untuk jalur Tamtama PK (Prajurit Karier) reguler, syarat utamanya adalah tidak berkacamata (visus normal). Jika Anda memiliki mata minus, kemungkinan besar akan gugur di tes kesehatan tahap I.
Q4: Jika tinggi badan saya 162 cm, apakah masih ada harapan?
A: Standar umum adalah 163 cm. Namun, kadang terdapat kebijakan khusus untuk putra daerah di wilayah tertentu (seperti Papua atau daerah perbatasan) yang memberikan toleransi tinggi badan. Jika Anda mendaftar di wilayah pulau Jawa/kota besar, 162 cm biasanya dianggap Tidak Memenuhi Syarat (TMS).
Q5: Apa bedanya Tamtama Reguler dan Tamtama Khusus Keagamaan?
A: TNI AD terkadang membuka jalur khusus bagi santri atau penghafal Al-Qur’an (Hafiz) serta pemeluk agama lain yang taat. Jalur ini tetap mengikuti tes fisik dan kesehatan.
Namun memiliki nilai tambah pada aspek mental ideologi dan kemampuan keagamaan. Pantau pengumuman resmi untuk ketersediaan jalur ini di tahun 2026.
Q6: Dimana saya bisa melihat pengumuman resmi?
A: Hanya di website resmi ad.rekrutmen-tni.mil.id atau akun media sosial resmi TNI Angkatan Darat (Instagram/Twitter centang biru).
The post Pendaftaran Tamtama TNI AD 2026, Syarat Tinggi Badan, Umur, dan Tahapan Seleksi appeared first on Rambay.id.
]]>The post Contoh Deskripsi Pekerjaan di CV agar Cepat Dipanggil Interview appeared first on Rambay.id.
]]>Banyak pelamar kerja gagal mendapatkan panggilan wawancara bukan karena mereka tidak kompeten, melainkan karena mereka gagal mengomunikasikan nilai mereka melalui contoh deskripsi pekerjaan di CV yang tepat.
Rekruter rata-rata hanya menghabiskan waktu 6 hingga 10 detik untuk memindai satu CV. Selain itu, penggunaan Applicant Tracking System (ATS) menuntut pelamar untuk menggunakan kata kunci yang spesifik.
Kami akan membantu dengan cara mengubah daftar tugas yang membosankan menjadi poin-poin pencapaian yang memukau, lengkap dengan contoh untuk berbagai posisi.
Sebelum masuk ke contoh teknis, penting untuk memahami psikologi di balik penulisan deskripsi pekerjaan. Kesalahan terbesar yang dilakukan 90% pelamar adalah menuliskan job description (tugas harian) alih-alih achievement (pencapaian).
Bayangkan seorang HRD sedang mencari seorang Sales Manager. Jika lima kandidat menulis “Bertanggung jawab menjual produk,” bagaimana HRD bisa memilih?.
Namun, jika satu kandidat menulis “Berhasil meningkatkan penjualan sebesar 30% dalam 6 bulan,” kandidat itulah yang akan menonjol. Deskripsi pekerjaan yang kuat adalah pembeda utama Anda.
Perusahaan besar menggunakan perangkat lunak untuk menyaring ribuan CV. Robot ini mencari kata kunci spesifik dan metrik terukur. Deskripsi pekerjaan yang terlalu umum (“Bekerja keras”, “Jujur”).
Sering kali tidak terbaca sebagai kompetensi oleh sistem. Anda memerlukan frasa tindakan (action verbs) dan istilah industri yang relevan.
Perusahaan mempekerjakan Anda untuk memecahkan masalah. Deskripsi pekerjaan di CV harus menjawab pertanyaan: “Apa dampak positif yang Anda berikan pada perusahaan sebelumnya?” Apakah Anda menghemat uang? Menghemat waktu? Menghasilkan pendapatan?
Agar deskripsi pekerjaan Anda “menjual”, hindari sekadar menyalin tugas dari kontrak kerja Anda. Gunakan formula berikut untuk menyusun setiap poin pengalaman kerja:
Action Verb + Tugas/Proyek + Hasil Terukur (Angka/Data)
Meskipun metode STAR biasanya digunakan untuk wawancara, konsep ini bisa dipersingkat untuk penulisan poin di CV:
Otak manusia dan rekruter menyukai angka. Angka memberikan bukti konkret.
Berikut adalah berbagai contoh deskripsi pekerjaan di CV yang telah dioptimalkan untuk berbagai industri. Perhatikan perbandingan antara deskripsi yang “Biasa Saja” dengan yang “Profesional & Berorientasi Hasil”.
Posisi administrasi sering dianggap hanya berkutat dengan dokumen, namun Anda bisa menonjolkan efisiensi dan pengorganisasian.
Contoh Biasa:
Contoh Profesional (Gunakan ini!):
Bidang ini sangat berorientasi pada angka. Jika CV Sales/Marketing Anda tidak memiliki angka, kemungkinan besar akan diabaikan.
Contoh Biasa:
Contoh Profesional (Gunakan ini!):
Fokus pada kepuasan pelanggan, penyelesaian masalah (problem solving), dan retensi.
Contoh Biasa:
Contoh Profesional (Gunakan ini!):
Gunakan metrik digital seperti Engagement Rate, Reach, ROI, atau Follower Growth.
Contoh Biasa:
Contoh Profesional (Gunakan ini!):
Akurasi, kepatuhan (compliance), dan pengelolaan arus kas adalah kunci di sini.
Contoh Biasa:
Contoh Profesional (Gunakan ini!):
Fokus pada bahasa pemrograman, proyek yang diselesaikan, dan efisiensi sistem.
Contoh Biasa:
Contoh Profesional (Gunakan ini!):
Beralih dari sekadar “mengajar” menjadi “memfasilitasi pembelajaran” dan “pengembangan kurikulum”.
Contoh Biasa:
Contoh Profesional (Gunakan ini!):
Fokus pada volume kerja, kecepatan, upsell, dan kebersihan.
Contoh Profesional (Gunakan ini!):
Bagi fresh graduate, tantangan terbesarnya adalah tidak memiliki pengalaman kerja formal. Solusinya adalah mengubah pengalaman organisasi, kepanitiaan, atau magang menjadi bahasa profesional.
Jangan hanya tulis “Anggota BEM”. Tulis seperti ini:
Ketua Divisi Acara – BEM Universitas (2024)
Jika Anda jurusan IT atau Desain, tugas kuliah adalah pengalaman kerja Anda.
Freelance Graphic Designer / Proyek Kuliah
Hindari kata pasif atau membosankan seperti “Membantu”, “Bertugas”, atau “Bekerja”. Gunakan kata-kata ini di awal kalimat poin CV Anda:
Bahkan dengan contoh di atas, hindari jebakan berikut yang bisa membuat CV Anda langsung masuk tempat sampah:
Menulis contoh deskripsi pekerjaan di CV yang menarik bukanlah tentang membual, melainkan tentang personal branding. Rekruter tidak ingin tahu apa tugas Anda sebelumnya; mereka ingin tahu seberapa baik Anda melakukan tugas tersebut dan apa manfaat yang Anda bawa.
Ingatlah rumus emas: Kata Kerja Aktif + Konteks Tugas + Hasil Kuantitatif (Angka).
Dengan mengubah gaya penulisan dari sekadar daftar tugas menjadi daftar pencapaian, Anda tidak hanya membuat CV Anda lolos sistem ATS, tetapi juga memposisikan diri Anda sebagai kandidat high-value yang siap.
Memberikan kontribusi nyata. Luangkan waktu hari ini untuk merevisi CV Anda menggunakan panduan di atas, dan bersiaplah menyambut panggilan wawancara kerja yang Anda impikan.
1. Berapa panjang ideal untuk deskripsi pekerjaan di CV?
Setiap pengalaman kerja sebaiknya memiliki 3 hingga 5 poin bullet. Usahakan setiap poin tidak lebih dari 2 baris kalimat agar mudah dibaca (scannable).
2. Apakah saya harus mencantumkan semua pengalaman kerja saya?
Tidak perlu. Fokuslah pada pengalaman 5-10 tahun terakhir yang relevan dengan posisi yang Anda lamar sekarang. Jika Anda melamar sebagai Manajer Pemasaran, pengalaman Anda sebagai pelayan kafe 10 tahun lalu mungkin tidak perlu ditulis detail, atau bisa dihilangkan jika CV terlalu panjang.
3. Bagaimana jika saya tidak tahu angka pastinya (persentase kenaikan, dll)?
Lakukan estimasi yang jujur dan konservatif. Misalnya, jika Anda tidak tahu persis berapa persen kenaikan penjualan, Anda bisa menggunakan angka absolut seperti “Meningkatkan penjualan produk X secara konsisten setiap bulan” atau.
Gunakan kata kualitatif yang kuat seperti “Secara signifikan”. Namun, berusaha mencari data adalah yang terbaik.
4. Apakah deskripsi pekerjaan harus menggunakan Bahasa Inggris atau Indonesia?
Sesuaikan dengan lowongan kerjanya. Jika iklan lowongan menggunakan Bahasa Inggris, buatlah CV dan deskripsi pekerjaan dalam Bahasa Inggris. Jika perusahaan BUMN atau lokal yang iklannya berbahasa Indonesia, CV berbahasa Indonesia lebih disarankan, meskipun CV Bahasa Inggris umumnya diterima secara universal.
5. Bagaimana menulis deskripsi pekerjaan untuk pengalaman magang?
Perlakukan magang layaknya pekerjaan tetap. Fokus pada proyek yang Anda bantu, skill yang Anda pelajari, dan kontribusi sekecil apa pun yang Anda berikan kepada tim. Gunakan istilah seperti “Internship” atau “Magang” pada judul posisi agar jelas.
The post Contoh Deskripsi Pekerjaan di CV agar Cepat Dipanggil Interview appeared first on Rambay.id.
]]>The post Cara Membalas Panggilan Interview via WhatsApp yang Sopan dan Profesional appeared first on Rambay.id.
]]>Di era digital saat ini, terutama menuju tahun 2026, metode komunikasi rekrutmen telah berevolusi. Jika dulu panggilan kerja didominasi oleh telepon kabel atau surat pos, kini WhatsApp (WA) dan Gmail menjadi saluran komunikasi utama antara HRD (Human Resources Development) dan kandidat.
Namun, di sinilah tantangan sebenarnya dimulai. Banyak kandidat yang memiliki CV (Curriculum Vitae) luar biasa, namun gagal memberikan kesan pertama yang baik karena cara membalas pesan yang kurang tepat.
Bagaimana Anda merespons undangan interview baik kecepatan, nada bicara, hingga struktur kalimat adalah “tes pertama” soft skill komunikasi Anda.
Kami akan memberikan strategi, etika, dan contoh template balasan interview via WhatsApp dan email agar Anda terlihat sebagai kandidat yang kompeten, sopan, dan profesional.
Sebelum masuk ke teknis cara membalas, penting untuk memahami psikologi di balik komunikasi rekrutmen. Mengapa balasan chat sederhana bisa menentukan nasib Anda?
HRD tidak hanya menilai kemampuan teknis (hard skill), tetapi juga kemampuan interpersonal. Cara Anda menyusun kalimat, penggunaan tanda baca, dan kesopanan dalam pesan singkat menunjukkan bagaimana Anda akan berkomunikasi dengan klien atau rekan kerja di masa depan.
Kecepatan respons (fast response) menandakan bahwa Anda adalah orang yang sigap dan benar-benar tertarik dengan posisi tersebut. Sebaliknya, membalas pesan dua hari kemudian tanpa alasan jelas akan membuat HRD menganggap Anda tidak serius.
Dunia kerja sangat menghargai profesionalisme. Meskipun WhatsApp adalah aplikasi yang sering digunakan untuk percakapan santai (casual), dalam konteks kerja, platform ini harus diperlakukan selayaknya email bisnis resmi.
Jangan terburu-buru mengetik balasan segera setelah notifikasi masuk. Ambil napas, tenang, dan lakukan langkah berikut agar tidak terjadi kesalahan fatal.
Ini adalah langkah krusial. Pastikan pesan tersebut berasal dari akun resmi atau HRD perusahaan yang valid. Ciri-ciri panggilan interview asli via WhatsApp:
Sebelum mengiyakan, buka kalender Anda. Pastikan tanggal dan jam yang ditawarkan HRD tidak bentrok dengan agenda lain. Mengajukan reschedule (jadwal ulang) setelah Anda menyetujui jadwal sebelumnya akan membuat Anda terlihat tidak terorganisir.
Apakah HRD menghubungi via WhatsApp atau Email?
Agar pesan Anda mudah dibaca dan dipahami, gunakan struktur “Sandwich Komunikasi” berikut ini:
Selalu awali dengan salam. Sesuaikan dengan waktu pengiriman (Pagi/Siang/Sore). Gunakan sapaan profesional seperti “Bapak/Ibu” diikuti nama (jika diketahui) atau jabatan mereka.
Nyatakan bahwa Anda telah menerima informasi undangan tersebut dengan jelas. Ini menghindari miskomunikasi.
Sampaikan secara eksplisit bahwa Anda bersedia hadir sesuai jadwal yang ditentukan. Jika perlu reschedule, sampaikan di bagian ini dengan alasan yang logis.
Tutup pesan dengan kalimat positif yang menunjukkan antusiasme, diikuti dengan salam penutup dan nama lengkap Anda.
Berikut adalah berbagai skenario balasan yang bisa Anda copy-paste dan sesuaikan dengan kebutuhan. Pastikan untuk mengganti bagian di dalam kurung siku [...].
Gunakan template ini untuk perusahaan korporat, BUMN, perbankan, atau instansi yang budaya kerjanya formal.
“Selamat pagi, Bapak/Ibu [Nama HRD jika ada].
Terima kasih atas informasinya. Saya [Nama Lengkap Anda], pelamar untuk posisi [Nama Posisi].
Melalui pesan ini, saya mengonfirmasi kesediaan saya untuk menghadiri sesi interview yang dijadwalkan pada: Hari/Tanggal: [Sebutkan ulang tanggal] Pukul: [Sebutkan jam] Lokasi/Media: [Sebutkan lokasi atau link Zoom]
Saya akan mempersiapkan diri sebaik mungkin dan hadir tepat waktu. Terima kasih atas kesempatan yang diberikan.
Hormat saya, [Nama Lengkap Anda]”
Cocok untuk perusahaan rintisan (startup), agensi kreatif, atau media yang kulturnya lebih santai namun tetap sopan.
“Halo, Kak [Nama Recruiter]. Selamat siang.
Terima kasih banyak atas kabar baiknya. Saya [Nama Anda] sangat antusias dengan kesempatan interview untuk posisi [Posisi] di [Nama Perusahaan].
Saya konfirmasi bisa hadir sesuai jadwal yang disebutkan, yaitu pada [Hari, Tanggal, Jam].
Sampai jumpa di sesi interview nanti. Terima kasih!
Salam, [Nama Anda]”
Terkadang jadwal bentrok tidak bisa dihindari. Jangan takut meminta jadwal ulang, tapi lakukan dengan sangat sopan dan berikan alternatif waktu.
“Selamat siang, Bapak/Ibu HRD.
Terima kasih banyak atas undangan interview untuk posisi [Posisi] di [Nama Perusahaan]. Saya sangat tertarik dengan kesempatan ini.
Namun, mohon maaf sebelumnya, pada jadwal yang ditentukan ([Hari/Jam Asli]), saya berhalangan hadir dikarenakan [Alasan singkat: misal, masih ada jam kerja aktif/ujian/kepentingan mendesak].
Apakah memungkinkan jika jadwal interview digeser ke [Sebutkan Alternatif Hari/Jam Anda]? Atau saya siap mengikuti jadwal lain yang tersedia dari Bapak/Ibu.
Mohon maaf atas ketidaknyamanan ini dan terima kasih atas pengertiannya.
Hormat saya, [Nama Anda]”
Banyak perusahaan multinasional di Indonesia menggunakan Bahasa Inggris dalam proses rekrutmen.
“Good morning, Mr./Ms. [Recruiter Name].
Thank you specifically for the interview invitation for the [Job Position] role at [Company Name]. I am writing to confirm my availability for the interview scheduled on [Date] at [Time].
I look forward to discussing how my background can contribute to your team.
Best regards, [Your Full Name]”
Meskipun WhatsApp cepat, Email adalah bukti hitam di atas putih yang lebih valid secara administratif. Seringkali HRD mengirim WA sebagai notifikasi cepat, dan mengirim detail lengkap via Email.
Di email, Anda harus memperhatikan Subjek Email (jika membalas email baru) atau fitur Reply All (jika ada beberapa pewawancara dalam cc). Bahasa di email cenderung lebih terstruktur dan paragrafnya lebih rapi dibanding WA.
Subjek: Konfirmasi Kehadiran Interview – [Nama Lengkap] – [Posisi]
Yth. Tim Rekrutmen [Nama Perusahaan],
Selamat pagi/siang.
Terima kasih banyak atas undangan wawancara kerja yang telah Bapak/Ibu kirimkan untuk posisi [Nama Posisi] di [Nama Perusahaan].
Dengan email ini, saya mengonfirmasi bahwa saya bersedia dan dapat hadir pada jadwal yang telah ditentukan, yaitu:
- Hari/Tanggal: [Sebutkan Tanggal]
- Waktu: [Sebutkan Jam]
- Metode: [Online via Zoom / Offline di Kantor]
Saya juga telah melampirkan dokumen tambahan yang diminta (jika ada) dalam email ini.
Terima kasih atas kesempatan yang diberikan. Saya menantikan diskusi lebih lanjut mengenai kontribusi yang dapat saya berikan bagi perusahaan.
Hormat saya,
[Nama Lengkap Anda] [Nomor WhatsApp] [Tautan LinkedIn Profil]
Banyak kandidat gagal bukan karena kurang pintar, tapi karena ceroboh dalam berkomunikasi. Hindari hal-hal berikut saat membalas HRD:
Hindari kata-kata seperti: yg, sy, gpp, otw, kmn. Tulislah kata secara lengkap: yang, saya, tidak apa-apa, menuju ke sana, ke mana. Singkatan membuat Anda terlihat malas dan tidak profesional.
Satu emoticon senyum mungkin masih diterima di lingkungan startup, tapi jangan berlebihan seperti: “Siap kak!! “. Simpan ekspresi tersebut untuk chat dengan teman.
Jika HRD mengirim pesan pukul 4 sore, dan Anda baru membacanya pukul 11 malam, JANGAN membalas saat itu juga. Tulislah drafnya, dan kirimkan besok pagi pukul 08.00 – 09.00. Mengirim pesan tengah malam mengganggu privasi dan menunjukkan manajemen waktu yang buruk.
“Terima kasuh” alih-alih “Terima kasih”. Kesalahan kecil ini fatal karena menunjukkan ketidaktelitian. Selalu baca ulang (proofread) pesan Anda minimal dua kali sebelum menekan tombol kirim.
HRD: “Apakah bisa hadir besok jam 10?” Kandidat: “Bisa.” Ini sangat tidak sopan. Gunakan kalimat lengkap seperti yang dicontohkan di template di atas.
Membalas pesan hanyalah pintu gerbang. Untuk memastikan proses selanjutnya lancar, terapkan tips pro berikut:
Khusus selama periode mencari kerja, ada baiknya mengaktifkan fitur centang biru di WhatsApp. Ini memberikan kepastian kepada HRD bahwa pesan mereka sudah tersampaikan dan dibaca. Ini membangun transparansi.
HRD seringkali menyimpan nomor Anda. Pastikan foto profil WhatsApp Anda sopan. Tidak harus pas foto kaku berlatar merah/biru, tapi hindari foto selfie alay, foto anime, atau foto buram. Wajah harus terlihat jelas.
Setelah membalas “Ya”, segera siapkan softcopy CV, Portofolio, dan sertifikat di HP Anda. Seringkali HRD meminta dokumen tersebut dikirim ulang via WA untuk kemudahan akses pewawancara (User).
Jika undangan interview dilakukan secara online (Zoom/Google Meet) tapi link belum diberikan, jangan ragu bertanya di akhir pesan konfirmasi: “Terkait link pertemuan, apakah akan dikirimkan menyusul atau melalui email terpisah? Terima kasih.”
Cara membalas panggilan interview via WhatsApp dan Gmail adalah langkah awal yang krusial dalam menentukan kesuksesan karier Anda. Respons yang cepat, sopan, terstruktur, dan bebas kesalahan ketik akan meningkatkan citra profesionalisme Anda di mata HRD bahkan sebelum tatap muka dimulai.
Ingatlah kuncinya: Verifikasi pengirimnya, balas dengan cepat (fast response), gunakan bahasa formal yang baik, dan selalu konfirmasi ulang detail waktu dan tempat.
Dengan menggunakan panduan dan template di atas, Anda kini memiliki bekal untuk menghadapi komunikasi rekrutmen dengan percaya diri. Semoga sukses dengan interview Anda!
Q1: Berapa lama batas waktu maksimal untuk membalas pesan undangan interview?
A: Idealnya, balaslah sesegera mungkin dalam 1-2 jam setelah pesan diterima jika itu jam kerja. Jika pesan masuk di malam hari, balaslah pagi hari berikutnya (jam 8-9 pagi). Maksimal toleransi biasanya adalah 24 jam.
Q2: Bagaimana jika saya baru membaca pesan WA dari HRD setelah 2 hari?
A: Tetap balas dengan meminta maaf terlebih dahulu. Katakan dengan jujur namun profesional, misalnya: “Mohon maaf Bapak/Ibu, saya baru melihat pesan ini dikarenakan kendala teknis pada perangkat saya. Apakah slot interview tersebut masih tersedia? Saya sangat tertarik untuk mengikuti prosesnya.” Jangan berbohong yang tidak masuk akal.
Q3: Bolehkah menanyakan gaji (salary) saat membalas undangan interview?
A: Sangat tidak disarankan. Fokuslah pada konfirmasi kehadiran untuk interview. Negosiasi gaji memiliki waktunya tersendiri, biasanya pada tahap akhir atau offering. Menanyakan gaji di awal via WA bisa membuat Anda terlihat hanya orientasi uang (money-oriented) tanpa menunjukkan nilai kerja.
Q4: Apakah saya harus menggunakan Bahasa Inggris atau Bahasa Indonesia saat membalas?
A: Ikuti bahasa pengantar yang digunakan oleh HRD dalam pesan pertamanya. Jika HRD mengirim pesan dalam Bahasa Inggris, balaslah dengan Bahasa Inggris. Jika Bahasa Indonesia, balas dengan Bahasa Indonesia. Ini disebut teknik mirroring untuk membangun koneksi.
Q5: Bagaimana cara menolak interview karena sudah diterima kerja di tempat lain?
A: Tetaplah membalas untuk menjaga nama baik. Katakan: “Terima kasih atas undangannya. Mohon maaf, saat ini saya baru saja menerima penawaran kerja (offering) dari perusahaan lain.
Sehingga saya memutuskan untuk menarik aplikasi saya. Semoga Bapak/Ibu segera mendapatkan kandidat yang tepat.” HRD akan sangat menghargai kejujuran ini.
The post Cara Membalas Panggilan Interview via WhatsApp yang Sopan dan Profesional appeared first on Rambay.id.
]]>The post Kerja di Jepang 2026, Ini Syarat, Gaji, dan Cara Daftar Terbaru untuk WNI appeared first on Rambay.id.
]]>Terus meningkat sementara angka kelahiran menurun drastis—memaksa pemerintah Jepang membuka pintu selebar-lebarnya bagi tenaga kerja asing.
Bagi Anda yang sedang mencari informasi mengenai Kerja di Jepang 2026, Anda berada di tempat yang tepat. Kami akan merangkum seluruh informasi, mulai dari perubahan.
Regulasi visa terbaru, estimasi gaji yang realistis, hingga langkah-langkah konkret untuk mendaftar. Jangan sampai Anda melewatkan peluang ini hanya karena kurangnya informasi.
Sebelum masuk ke teknis pendaftaran, penting untuk memahami lanskap ketenagakerjaan di Jepang saat ini. Tahun 2026 menandai fase matang dari berbagai kebijakan imigrasi baru yang diluncurkan Jepang beberapa tahun sebelumnya.
Jepang diperkirakan kekurangan lebih dari 11 juta tenaga kerja pada tahun 2040 jika tren saat ini berlanjut. Pada tahun 2026, sektor-sektor krusial seperti perawatan lansia (caregiver), konstruksi, pertanian, dan perhotelan sangat bergantung pada tenaga kerja asing, khususnya dari Asia Tenggara seperti Indonesia.
Pemerintah Indonesia dan Jepang memiliki kesepakatan Memorandum of Cooperation (MoC) yang kuat terkait pengiriman tenaga kerja. Pekerja Indonesia dikenal memiliki etos kerja yang baik, ramah, dan cepat beradaptasi, sehingga sering menjadi prioritas bagi perusahaan Jepang (Kaisha) dibandingkan pekerja dari negara lain.
Pada tahun-tahun sebelumnya, skema pemagangan sering dikritik. Namun, menuju 2026, Jepang telah mereformasi sistemnya dengan skema baru yang lebih melindungi hak pekerja, memberikan gaji setara orang Jepang, dan membuka peluang karier jangka panjang hingga izin tinggal permanen.
Memahami jenis visa adalah kunci utama. Di tahun 2026, ada beberapa jalur utama yang paling populer dan relevan untuk WNI:
Ini adalah primadona bagi pekerja Indonesia di tahun 2026. Visa ini bukan lagi visa “belajar sambil bekerja” melainkan visa kerja profesional untuk level menengah.
Sistem Technical Intern Training Program (TITP) atau Ginou Jisshu yang lama telah mengalami reformasi besar-besaran menjadi sistem yang lebih fokus pada “Penciptaan dan Retensi Tenaga Kerja” (Ikusei Shuro).
Ini adalah jalur untuk lulusan S1 (Sarjana) dari Indonesia. Biasanya untuk pekerjaan white collar seperti interpreter, engineer IT, staf marketing, atau manajemen hotel. Syarat utamanya adalah kesesuaian jurusan kuliah dengan jenis pekerjaan.
Persyaratan kerja di Jepang tahun 2026 sangat bergantung pada jenis visa yang Anda ambil. Namun, berikut adalah standar umum yang wajib dipenuhi oleh calon pekerja migran Indonesia (PMI).
Ini adalah filter terbesar. Di tahun 2026, sertifikat bahasa adalah mata uang yang berharga.
Untuk jalur Tokutei Ginou, Anda wajib lulus tes keterampilan bidang (Prometric Test).
Banyak informasi simpang siur mengenai gaji di Jepang. Mari kita bedah secara transparan agar Anda bisa menghitung potensi tabungan.
Gaji di Jepang dihitung berdasarkan UMR per prefektur (Ken). Gaji di Tokyo pasti lebih tinggi daripada di Gunma atau Kyushu, namun biaya hidupnya juga jauh lebih mahal.
Estimasi Gaji Kotor (Bruto) 2026:
Jangan lupa, gaji di atas belum dipotong kewajiban negara. Jepang sangat ketat soal pajak dan asuransi. Potongan meliputi:
Total potongan biasanya berkisar antara ¥30.000 hingga ¥40.000 per bulan.
Setelah dipotong pajak, Anda menerima gaji bersih (“Take Home Pay”). Dari situ, Anda harus membayar:
Potensi Tabungan Bersih: Rata-rata pekerja Indonesia di Jepang pada tahun 2026 bisa menabung bersih (“Kiriman ke Rumah”) antara ¥80.000 hingga ¥120.000 (Rp8 juta – Rp12 juta) per bulan. Angka ini bisa lebih besar jika Anda rajin mengambil lembur (Zangyou).
Berdasarkan tren demografi, berikut adalah 5 sektor dengan kuota penerimaan terbesar untuk WNI:
Ada dua metode utama untuk mendaftar kerja di Jepang: Mandiri (Tokutei Ginou Mandiri) atau Melalui LPK/SO (Sending Organization).
Jalur ini lebih hemat biaya namun membutuhkan kemandirian tinggi.
Ini adalah jalur yang paling umum dan aman bagi pemula.
Biaya: Jalur LPK memang membutuhkan biaya (bervariasi antara Rp20 juta hingga Rp50 juta, tergantung LPK), namun Anda mendapatkan bimbingan penuh dan kepastian job. Hati-hati dengan calo yang meminta bayaran di muka tanpa kejelasan LPK!
Kerja di Jepang tidak seindah foto di Instagram. Ada tantangan nyata yang harus disiapkan mentalnya:
Untuk meningkatkan peluang Anda diterima kerja di Jepang pada tahun 2026, perhatikan tips berikut:
Kerja di Jepang 2026 adalah peluang emas bagi WNI untuk meningkatkan taraf ekonomi sekaligus mendapatkan pengalaman internasional yang berharga. Dengan skema visa Tokutei Ginou.
Semakin matang dan perlindungan pekerja yang lebih baik, tahun 2026 menawarkan stabilitas karier yang lebih menjanjikan dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Namun, keberhasilan tidak datang secara instan. Diperlukan persiapan matang mulai dari penguasaan bahasa Jepang (minimal N4), sertifikasi keahlian, hingga kesiapan mental dan fisik.
Jangan tergiur dengan iming-iming gaji besar tanpa proses yang jelas. Pilihlah jalur yang legal, baik secara mandiri maupun melalui LPK terakreditasi, untuk menghindari penipuan.
Jika Anda memulai persiapan hari ini—belajar bahasa dan melatih skill—maka di tahun 2026, mimpi melihat bunga sakura sambil menerima gaji Yen bukan lagi sekadar angan-angan.
1. Apakah bisa kerja di Jepang tanpa bisa bahasa Jepang?
Secara teori untuk visa profesional IT mungkin bisa (menggunakan bahasa Inggris), tetapi untuk jalur Magang dan Tokutei Ginou, tidak bisa. Minimal Anda harus menguasai tingkat dasar (N4) untuk berkomunikasi dan keselamatan kerja.
2. Berapa biaya total untuk kerja di Jepang jalur mandiri?
Jalur mandiri jauh lebih murah. Biaya biasanya meliputi: Ujian JFT & Skill (±Rp1,5 juta), MCU (±Rp1 juta), Paspor & Visa (±Rp1 juta), Tiket Pesawat (±Rp5-8 juta), dan bekal awal. Total estimasi sekitar Rp10-15 juta (di luar biaya kursus jika Anda belajar otodidak).
3. Apakah umur 35 tahun ke atas masih bisa daftar kerja ke Jepang?
Masih bisa melalui jalur Tokutei Ginou, karena secara aturan tidak ada batas maksimal usia. Namun, realitanya perusahaan Jepang cenderung memilih yang lebih muda. Peluang terbesar untuk usia 35+ ada di sektor Konstruksi dan Caregiver (Perawat Lansia).
4. Apakah gaji kerja di Jepang bisa untuk menabung beli rumah di Indonesia?
Sangat bisa. Jika Anda konsisten menabung Rp8-10 juta per bulan, dalam kontrak 3-5 tahun Anda bisa mengumpulkan modal ratusan juta rupiah, asalkan gaya hidup di Jepang tetap hemat.
5. Apa bedanya Magang dan Tokutei Ginou?
Magang (sekarang transisi ke Ikusei Shuro) tujuannya adalah pelatihan, gaji biasanya UMR dasar, dan maksimal kontrak terbatas sebelum harus pindah level. Tokutei Ginou adalah status pekerja penuh dengan gaji yang setara pekerja Jepang dan durasi tinggal yang lebih fleksibel hingga 5 tahun atau lebih.
The post Kerja di Jepang 2026, Ini Syarat, Gaji, dan Cara Daftar Terbaru untuk WNI appeared first on Rambay.id.
]]>The post Lowongan Kerja Tanpa Pengalaman 2026, Banyak Dicari Fresh Graduate appeared first on Rambay.id.
]]>Namun, kabar baiknya adalah tren rekrutmen di tahun 2026 mulai menunjukkan pergeseran positif. Perusahaan kini semakin terbuka membuka Lowongan Kerja Tanpa Pengalaman 2026 dengan fokus pada potensi, adaptabilitas, dan soft skills kandidat.
Kami akan merangkum peluang karier bagi Anda yang belum memiliki pengalaman kerja formal. Mulai dari jenis pekerjaan yang tersedia, strategi melamar, hingga cara memoles CV.
Agar tetap bersinar di mata rekruter. Jika Anda merasa cemas akan masa depan karier Anda, artikel ini adalah panduan komprehensif untuk memulai langkah pertama Anda.
Tahun 2026 diprediksi menjadi tahun di mana kesenjangan keterampilan (skills gap) menjadi fokus utama perusahaan. Teknologi berkembang sangat cepat, seringkali lebih cepat daripada kurikulum pendidikan formal.
Akibatnya, pengalaman kerja masa lalu di sistem yang “usang” terkadang dianggap kurang relevan dibandingkan kemampuan belajar hal baru (learning agility).
Banyak perusahaan, terutama di sektor teknologi, startup, dan industri kreatif, mulai meninggalkan syarat kaku mengenai jumlah tahun pengalaman. Mereka beralih ke skill-based hiring.
Artinya, jika Anda bisa membuktikan bahwa Anda memiliki kemampuan yang dibutuhkan—meskipun didapat secara otodidak, melalui kursus online, atau proyek sukarela—Anda memiliki peluang yang sama besarnya dengan mereka yang berpengalaman.
Gen Z yang mendominasi angkatan kerja baru di 2026 dianggap sebagai digital native. Perusahaan membutuhkan talenta yang secara intuitif memahami media sosial, tren digital, dan penggunaan AI (Artificial Intelligence).
Kefasihan teknologi ini seringkali tidak dimiliki oleh pekerja senior, menjadikan fresh graduate aset berharga meskipun tanpa pengalaman manajerial.
Merekrut karyawan tanpa pengalaman (entry-level) seringkali lebih efisien secara biaya bagi perusahaan dibandingkan mempekerjakan tenaga ahli senior. Perusahaan lebih memilih untuk “mencetak”.
Karyawan mereka sendiri melalui program pelatihan internal, membentuk budaya kerja yang sesuai, dan menciptakan loyalitas jangka panjang.
Berikut adalah deretan profesi yang diproyeksikan akan membuka banyak Lowongan Kerja Tanpa Pengalaman 2026. Posisi-posisi ini biasanya menyediakan pelatihan intensif di awal masa kerja.
Ini adalah “tiket emas” bagi lulusan baru. Program MT atau ODP dirancang khusus untuk mencetak calon pemimpin perusahaan.
Di tahun 2026, kehadiran digital adalah kewajiban bagi semua bisnis, dari UMKM hingga korporat.
Posisi di bidang penjualan dan pengembangan bisnis hampir tidak pernah mati.
Meskipun otomatisasi dan AI semakin canggih, kebutuhan akan manusia untuk memverifikasi data dan mengelola administrasi spesifik tetap ada.
Mesin AI mungkin bisa menulis, tetapi sentuhan manusia, empati, dan konteks budaya masih sangat dibutuhkan dalam pemasaran.
Perusahaan jasa sangat bergantung pada kepuasan pelanggan.
Menemukan Lowongan Kerja Tanpa Pengalaman 2026 hanyalah langkah pertama. Tantangan sebenarnya adalah bagaimana meyakinkan HRD untuk memilih Anda. Berikut strateginya:
Jangan biarkan CV Anda kosong melompong. Ganti bagian “Pengalaman Kerja” dengan “Pengalaman Organisasi” atau “Proyek Relevan”.
Bagi pelamar tanpa pengalaman, Cover Letter adalah senjata rahasia. Di sini Anda bisa menceritakan passion Anda, alasan memilih perusahaan tersebut, dan kemauan belajar yang tinggi. Hindari menyalin template internet mentah-mentah. Tuliskan paragraf yang menunjukkan Anda telah meriset perusahaan tersebut.
Untuk bidang kreatif atau teknis (desain, menulis, coding), portofolio jauh lebih berbicara daripada CV.
Tunjukkan bahwa Anda proaktif. Mengambil sertifikasi (seperti Google Digital Garage, sertifikasi Excel, atau kursus bahasa asing) membuktikan bahwa Anda serius mengisi kekosongan pengalaman dengan pengetahuan teknis yang valid.
Jika Anda tidak punya pengalaman, Anda harus punya attitude dan skill dasar yang kuat. Di tahun 2026, soft skills berikut adalah mata uang yang paling berharga:
Anda tidak harus jadi programmer, tapi Anda harus tahu cara menggunakan tools produktivitas. Memahami cara memberi perintah (prompting) pada AI untuk membantu pekerjaan administrasi akan menjadi nilai tambah yang sangat besar.
Kemampuan menyampaikan ide dengan jelas, baik lisan maupun tulisan, sangat krusial. Ini juga mencakup kemampuan mendengarkan dan memahami instruksi dengan tepat.
Dunia kerja berubah cepat. HRD mencari kandidat yang tidak mudah menyerah saat menghadapi kesulitan dan cepat beradaptasi dengan perubahan sistem atau lingkungan kerja baru.
Kemampuan untuk memproses informasi, mengevaluasi masalah, dan menawarkan solusi logis. Perusahaan ingin karyawan yang bisa berpikir, bukan robot yang hanya menunggu instruksi.
Di mana Anda bisa menemukan lowongan ini?
Mencari kerja tanpa pengalaman tentu tidak mulus. Anda mungkin akan menghadapi:
Mencari Lowongan Kerja Tanpa Pengalaman 2026 bukanlah misi yang mustahil. Tahun 2026 menawarkan peluang besar bagi mereka yang mau beradaptasi, belajar hal baru, dan menonjolkan potensi diri.
Kunci utamanya adalah mengubah pola pikir: Anda bukan “tidak punya pengalaman”, tetapi Anda adalah “kanvas kosong yang siap dibentuk dengan potensi besar”.
Fokuslah pada pengembangan soft skills, optimalkan profil digital dan CV Anda, serta jangan ragu untuk memulai dari posisi entry-level atau program magang. Setiap profesional hebat pernah menjadi pemula yang tidak tahu apa-apa.
Dengan strategi yang tepat dan kegigihan, pekerjaan impian Anda di tahun 2026 sudah menunggu di depan mata. Mulailah melamar hari ini!
Q1: Berapa gaji rata-rata untuk lowongan kerja tanpa pengalaman di tahun 2026?
A: Gaji sangat bervariasi tergantung industri dan lokasi (UMR). Namun, untuk posisi staf level awal di kota besar seperti Jakarta, kisarannya bisa antara UMR hingga Rp 6.000.000. Untuk program Management Trainee (MT), gaji bisa jauh lebih tinggi, mencapai Rp 7.000.000 hingga Rp 10.000.000.
Q2: Apakah magang dihitung sebagai pengalaman kerja?
A: Ya, sangat dihitung! Magang adalah pengalaman kerja yang paling relevan bagi fresh graduate. Pastikan Anda mendeskripsikan tugas dan pencapaian Anda selama magang secara detail di CV.
Q3: Bagaimana cara menjawab pertanyaan wawancara “Mengapa kami harus merekrut Anda padahal Anda tidak punya pengalaman?”
A: Jawablah dengan menonjolkan kelebihan lain. Contoh: “Benar saya belum memiliki pengalaman formal, namun hal itu membuat saya tidak terikat pada kebiasaan kerja lama dan lebih mudah dibentuk sesuai budaya perusahaan ini.
Saya juga memiliki kemampuan belajar cepat (fast learner) yang saya buktikan dengan IPK/Organisasi/Sertifikasi…”
Q4: Apakah saya perlu menyertakan foto di CV?
A: Di Indonesia, menyertakan foto profesional masih menjadi standar umum dan disarankan, terutama untuk posisi yang berhubungan dengan klien (Frontliner, Sales, dll). Pastikan foto terlihat rapi, formal, dan tersenyum ramah.
Q5: Apa kesalahan terbesar pelamar tanpa pengalaman?
A: Mengirim lamaran massal tanpa menyesuaikan CV dan Cover Letter (spamming), serta tidak meriset perusahaan sebelum wawancara. Kesalahan lainnya adalah terlalu pasif saat wawancara dan tidak mengajukan pertanyaan balik.
The post Lowongan Kerja Tanpa Pengalaman 2026, Banyak Dicari Fresh Graduate appeared first on Rambay.id.
]]>The post Chief Marketing Officer di Indonesia, Tugas, Gaji, dan Perannya di Perusahaan appeared first on Rambay.id.
]]>Dahulu, peran marketing mungkin hanya dipandang sebagai departemen yang mengurus iklan dan materi promosi. Namun, di era transformasi digital saat ini, seorang CMO adalah “mesin pertumbuhan” perusahaan.
Di Indonesia, dengan menjamurnya perusahaan rintisan (startup) teknologi hingga transformasi raksasa korporasi konvensional, permintaan akan sosok CMO yang kompeten semakin tinggi.
Kami akan merangkum seluruh informasi tentang Chief Marketing Officer, mulai dari definisi, tanggung jawab harian, keahlian yang wajib dimiliki, hingga estimasi gaji yang fantastis di pasar kerja Indonesia.
Chief Marketing Officer (CMO) adalah eksekutif perusahaan tingkat atas yang bertanggung jawab penuh atas aktivitas pemasaran dalam sebuah organisasi. CMO melapor langsung kepada Chief Executive Officer (CEO).
Sering kali bekerja berdampingan dengan Chief Financial Officer (CFO) serta Chief Technology Officer (CTO).
Jika diterjemahkan secara sederhana, CMO adalah “suara konsumen” di dalam ruang rapat direksi. Merekalah yang memahami apa yang diinginkan pasar, bagaimana cara mengomunikasikan produk perusahaan, dan strategi apa yang harus diambil untuk memenangkan persaingan.
Peran ini tidak lagi statis. Seorang CMO modern harus memiliki keseimbangan antara seni (kreativitas) dan sains (data). Mereka tidak hanya dituntut untuk membuat kampanye yang viral, tetapi juga harus bisa membaca analitik data, memahami ROI (Return on Investment), dan menguasai teknologi pemasaran (MarTech).
Meskipun tugas spesifik bisa bervariasi tergantung industri dan ukuran perusahaan, berikut adalah tanggung jawab inti seorang Chief Marketing Officer:
Ini adalah tugas paling fundamental. CMO harus merancang blue-print pemasaran jangka panjang dan jangka pendek. Strategi ini harus selaras dengan visi besar perusahaan.
Misalnya, jika perusahaan ingin melakukan ekspansi ke luar Pulau Jawa, CMO harus merancang strategi penetrasi pasar yang sesuai dengan demografi lokal di area tersebut.
CMO adalah penjaga gawang reputasi merek. Tugas mereka meliputi:
Keputusan pemasaran tidak boleh didasarkan pada “firasat” semata. CMO bertanggung jawab mengawasi tim riset untuk:
Di banyak perusahaan modern, CMO terlibat sejak awal pembuatan produk. Masukan dari CMO memastikan bahwa produk yang dibuat memang sesuai dengan apa yang dibutuhkan pasar (Product-Market Fit), bukan sekadar produk yang canggih tetapi tidak ada pembelinya.
Pemasaran sering kali menjadi salah satu pos pengeluaran terbesar perusahaan. CMO bertugas mengalokasikan anggaran ini seefektif mungkin untuk mendapatkan hasil maksimal. Mereka harus memutuskan berapa persen dana untuk iklan digital, berapa untuk event offline, dan berapa untuk kemitraan (partnership).
Mengapa perusahaan rela membayar mahal seorang CMO? Jawabannya terletak pada dampak langsung mereka terhadap pendapatan perusahaan.
Dulu, departemen marketing dianggap sebagai tempat “bakar uang” (cost center). Di bawah kepemimpinan CMO yang handal, marketing berubah menjadi penggerak pendapatan (revenue driver). Setiap rupiah yang dikeluarkan untuk pemasaran harus bisa diukur pengembaliannya.
Di Indonesia, peralihan dari toko fisik ke e-commerce atau omnichannel membutuhkan nakhoda yang paham digital. CMO berperan memastikan perusahaan tidak tertinggal teknologi, mulai dari penggunaan AI dalam layanan pelanggan hingga otomatisasi pemasaran (marketing automation).
Persaingan bisnis saat ini bukan lagi sekadar perang harga, melainkan perang pengalaman pelanggan. CMO bertanggung jawab memastikan pelanggan merasa puas di setiap titik sentuh (touchpoint), mulai dari saat mereka melihat iklan, membeli produk, hingga layanan purna jual.
Menjadi seorang Chief Marketing Officer bukanlah posisi entry-level. Posisi ini membutuhkan kombinasi unik antara pengalaman, pendidikan, dan keterampilan lunak.
Umumnya, seorang CMO memiliki gelar Sarjana (S1) di bidang Pemasaran, Bisnis, Komunikasi, atau Manajemen. Namun, di level korporasi besar, gelar Magister (S2/MBA) sering kali menjadi nilai tambah yang sangat besar atau bahkan prasyarat wajib.
Ini adalah bagian yang paling sering ditanyakan: Berapa gaji seorang CMO di Indonesia?
Jawabannya sangat bervariasi tergantung pada tiga faktor utama: Ukuran Perusahaan, Industri, dan Pengalaman Kandidat. Berdasarkan data dari berbagai laporan remunerasi dan tren pasar rekrutmen eksekutif di Indonesia, berikut adalah estimasi kisarannya:
Di perusahaan rintisan yang sedang berkembang, gaji mungkin bukan komponen terbesar, namun sering kali dikompensasi dengan kepemilikan saham (ESOP).
Untuk perusahaan yang sudah mapan atau startup berstatus Unicorn/Decacorn:
Di level tertinggi, seperti perusahaan FMCG raksasa atau perbankan besar:
Catatan: Angka di atas adalah estimasi bruto (sebelum pajak) dan dapat berubah sesuai negosiasi serta kondisi ekonomi.
Posisi bergengsi datang dengan tekanan tinggi. CMO di Indonesia menghadapi tantangan unik:
Masyarakat Indonesia adalah pengguna internet yang aktif, namun hal ini membuat ruang digital menjadi sangat bising. Mendapatkan perhatian audiens menjadi semakin sulit dan mahal.
Dengan adanya regulasi seperti UU Perlindungan Data Pribadi (UU PDP) di Indonesia, CMO harus berhati-hati dalam mengumpulkan dan menggunakan data konsumen. Strategi pemasaran tidak boleh melanggar privasi pengguna.
Generasi muda memiliki pola konsumsi media yang berbeda. Mereka lebih skeptis terhadap iklan tradisional dan lebih percaya pada user-generated content atau influencer. CMO harus memutar otak untuk tetap relevan bagi generasi ini.
Tidak ada jalan pintas menuju kursi C-Level, namun ada jalur karir umum yang bisa ditempuh:
Chief Marketing Officer adalah salah satu posisi paling dinamis dan berpengaruh dalam dunia bisnis modern di Indonesia. Peran ini menuntut perpaduan langka antara kreativitas artistik dan ketajaman analitis bisnis.
Bagi mereka yang mampu menguasainya, imbalannya sangat luar biasa—baik dari segi finansial maupun kepuasan profesional dalam membentuk masa depan sebuah merek.
Jika Anda bercita-cita menduduki posisi ini, mulailah dengan mengasah kemampuan strategis dan kepemimpinan Anda, serta jangan pernah berhenti belajar tentang teknologi pemasaran yang terus berkembang. Di tangan seorang CMO yang hebat, sebuah perusahaan tidak hanya menjual produk, tetapi menciptakan warisan (legacy).
1. Apa perbedaan antara Marketing Manager dan Chief Marketing Officer?
Marketing Manager biasanya fokus pada pelaksanaan taktis kampanye sehari-hari dan manajemen tim operasional. Sementara itu, CMO fokus pada strategi tingkat tinggi, visi jangka panjang perusahaan, dan pengembangan bisnis secara menyeluruh. CMO adalah atasan dari para manajer pemasaran.
2. Apakah seorang CMO harus mengerti coding atau pemrograman?
Tidak wajib, tetapi sangat membantu. Di era digital, memahami dasar-dasar teknis web development atau bagaimana algoritma bekerja akan memudahkan CMO berkomunikasi dengan tim IT dan CTO untuk mengimplementasikan teknologi pemasaran.
3. Berapa lama pengalaman kerja yang dibutuhkan untuk menjadi CMO?
Umumnya, dibutuhkan pengalaman minimal 10 hingga 15 tahun di bidang pemasaran dan manajemen bisnis untuk dipercaya memegang posisi CMO di perusahaan besar. Namun, di lingkungan startup, seseorang dengan pengalaman 5-7 tahun yang memiliki track record pertumbuhan luar biasa bisa saja menduduki posisi ini.
4. Apakah jurusan kuliah menentukan bisa tidaknya menjadi CMO?
Meskipun jurusan Pemasaran, Bisnis, atau Komunikasi adalah jalur yang paling linier, banyak CMO sukses yang berasal dari latar belakang berbeda seperti Psikologi, Teknik, atau Sastra. Kuncinya adalah pemahaman mendalam tentang pasar dan kemampuan belajar yang cepat.
5. Siapa atasan langsung seorang CMO?
Dalam struktur organisasi standar, CMO melapor langsung kepada Chief Executive Officer (CEO). Namun, di beberapa perusahaan, CMO mungkin melapor kepada Chief Operating Officer (COO) atau President Director.
Disclaimer: Informasi mengenai gaji dalam artikel ini adalah estimasi berdasarkan tren pasar dan dapat berbeda di setiap perusahaan sesuai dengan kebijakan internal dan lokasi geografis.
The post Chief Marketing Officer di Indonesia, Tugas, Gaji, dan Perannya di Perusahaan appeared first on Rambay.id.
]]>The post Cara Kerja di Australia untuk WNI, Ini Syarat, Visa, dan Gajinya appeared first on Rambay.id.
]]>Salah satu destinasi paling populer adalah Australia. Negara tetangga ini menawarkan standar hidup yang tinggi, perlindungan pekerja yang ketat, dan tentu saja, gaji yang sangat menggiurkan dibandingkan rata-rata upah di Asia Tenggara.
Namun, cara kerja di Australia tidak sesederhana membeli tiket pesawat dan melamar pekerjaan. Ada prosedur imigrasi yang ketat, persyaratan dokumen yang detail, dan persaingan yang cukup tinggi.
Tentu kami akan merangkum secara detail tentang bekerja di Negeri Kanguru atau Australia, mulai dari jenis visa yang tepat, estimasi biaya, hingga tips agar lamaran Anda diterima.
Sebelum masuk ke teknis pendaftaran, penting untuk memahami mengapa Australia menjadi “surga” bagi para pencari kerja internasional.
Australia secara konsisten menempati peringkat atas sebagai negara dengan upah minimum tertinggi di dunia. Peraturan Fair Work Commission memastikan.
Bahwa setiap pekerja, termasuk pekerja asing, mendapatkan bayaran yang layak. Sistem penggajian di sana seringkali dihitung per jam, yang memungkinkan fleksibilitas tinggi bagi pekerja.
Budaya kerja di Australia sangat menghargai waktu pribadi. Lembur yang berlebihan jarang terjadi tanpa kompensasi yang sesuai. Hal ini memungkinkan Anda untuk menikmati keindahan alam Australia di akhir pekan setelah bekerja keras.
Sebagai negara imigran, Australia sangat beragam. Anda akan bertemu dengan orang-orang dari seluruh dunia, yang membuat adaptasi budaya menjadi lebih mudah. Selain itu, tingkat kriminalitas yang relatif rendah membuat pekerja merasa aman.
Langkah paling krusial dalam cara kerja di Australia adalah memiliki visa yang tepat. Bekerja dengan visa turis adalah ilegal dan dapat menyebabkan deportasi serta larangan masuk kembali (blacklist). Berikut adalah jenis visa yang paling umum digunakan oleh WNI:
Ini adalah jalur paling populer bagi WNI berusia 18 hingga 30 tahun. Visa ini memungkinkan Anda untuk berlibur sambil bekerja di Australia selama satu tahun (dan bisa diperpanjang hingga tahun kedua dan ketiga dengan syarat tertentu).
Keunggulan WHV Subclass 462:
Visa ini diperuntukkan bagi tenaga kerja terampil yang memiliki keahlian spesifik yang sedang dibutuhkan di Australia (masuk dalam Skill Shortage List). Untuk mendapatkan visa ini, Anda harus sudah mendapatkan tawaran kerja (sponsorship) dari perusahaan di Australia yang sah.
Keunggulan Subclass 482:
Visa ini ditujukan bagi mereka yang ingin meningkatkan keahlian kerja melalui pelatihan di tempat kerja (on-the-job training). Biasanya berdurasi hingga 2 tahun.
Mengingat tingginya minat WNI pada WHV (Subclass 462), berikut adalah detail persyaratan yang harus dipenuhi. Perlu diingat, pemerintah Indonesia (melalui Ditjen Imigrasi) memiliki kuota tahunan untuk memberikan rekomendasi visa ini.
Untuk mengajukan WHV, Anda harus memenuhi kriteria berikut:
Setelah visa di tangan, tantangan berikutnya adalah mendapatkan pekerjaan. Berikut strategi efektif cara kerja di Australia:
Gunakan situs pencari kerja terpercaya di Australia. Pastikan CV Anda menggunakan format standar Australia (singkat, tanpa foto, fokus pada skills).
Di Australia, beberapa pekerjaan memerlukan sertifikat khusus yang harus diambil di sana (biasanya kursus 1 hari):
Bergabunglah dengan grup Facebook seperti “The Rock – WNI di Australia” atau “WHV Indonesia”. Info lowongan kerja sering dibagikan dari mulut ke mulut dalam komunitas ini.
Ini adalah bagian yang paling menarik. Berapa sebenarnya gaji yang bisa Anda dapatkan?
Per pertengahan 2025, Fair Work Commission menetapkan upah minimum nasional Australia. Angka ini berubah setiap tahun per 1 Juli. Sebagai gambaran (estimasi berdasarkan tren kenaikan):
Pemegang WHV dikenakan pajak khusus sebesar 15% untuk penghasilan dari $0 hingga $45.000 pertama. Anda wajib memiliki TFN (Tax File Number) sebelum mulai bekerja. Jika tidak punya TFN, pajak Anda akan dipotong hampir 50%.
Gaji besar tentu diimbangi dengan biaya hidup yang tinggi. Berikut estimasi biaya hidup mingguan untuk satu orang (gaya hidup hemat):
Total Estimasi: Sekitar AUD 400 – AUD 700 per minggu. Jika gaji Anda AUD 1.000 – AUD 1.200 per minggu (setelah pajak), Anda masih bisa menabung bersih sekitar AUD 500 (Rp5 juta) per minggu atau Rp20 juta per bulan. Angka yang fantastis, bukan?
Cara kerja di Australia tidak lepas dari hambatan. Berikut beberapa tantangan yang sering dihadapi WNI:
Saat ini Australia mengalami krisis perumahan. Mencari sewa kamar (akomodasi) sangat sulit dan kompetitif.
Meskipun punya sertifikat IELTS, aksen Australia (Aussie Slang) seringkali sulit dipahami di awal.
Banyak pekerjaan untuk pemegang visa WHV adalah pekerjaan fisik (berdiri lama, mengangkat beban).
Bekerja di Australia adalah peluang emas bagi WNI untuk meningkatkan taraf hidup, menabung modal usaha, dan memperluas wawasan global. Kunci sukses dari cara kerja di Australia terletak.
Pada persiapan yang matang—mulai dari memenuhi syarat bahasa Inggris, mengurus visa yang tepat (seperti WHV Subclass 462), hingga memiliki mental baja untuk beradaptasi di lingkungan baru.
Meskipun biaya hidup tinggi dan proses seleksi visa cukup ketat, hasil yang didapatkan berupa gaji tinggi dan pengalaman hidup tak ternilai sangat sepadan dengan usaha yang dikeluarkan. Pastikan Anda selalu mengikuti prosedur legal dan menghindari jalan pintas (ilegal) demi keamanan dan masa depan karir Anda.
Berikut adalah jawaban atas pertanyaan yang sering diajukan terkait bekerja di Australia:
1. Apakah ada batasan umur untuk kerja di Australia?
Untuk Visa Working Holiday (Subclass 462), batasan umurnya adalah 18 hingga 30 tahun (belum berulang tahun ke-31 saat mendaftar). Namun, untuk visa kerja profesional (seperti Subclass 482), tidak ada batasan umur seketat WHV, meskipun beberapa visa migrasi permanen memiliki batas usia maksimal 45 tahun.
2. Berapa biaya total yang dibutuhkan untuk berangkat ke Australia dengan WHV?
Secara kasar, Anda perlu menyiapkan sekitar Rp15-20 juta untuk biaya administrasi (biaya visa, tes kesehatan, tes bahasa Inggris, biometrik, tiket pesawat satu arah).
Namun, Anda juga wajib memiliki bukti dana mengendap di bank setidaknya AUD 5.000 (sekitar Rp50-60 juta). Jadi total “modal” likuid yang harus ditunjukkan adalah sekitar Rp70-80 juta.
3. Apakah lulusan SMA bisa kerja di Australia?
Untuk skema Working Holiday Visa (WHV) bagi WNI, lulusan SMA murni belum bisa mendaftar. Syarat minimal adalah telah menempuh pendidikan tingkat perguruan tinggi minimal 2 tahun (D3/S1).
Namun, jika Anda memiliki skill khusus (misal: chef, tukang las) dan pengalaman kerja yang panjang, Anda mungkin bisa mencoba jalur visa sponsor, meskipun ini jauh lebih sulit.
4. Apakah uang di rekening koran AUD 5.000 boleh dipinjam?
Pihak imigrasi Australia mewajibkan dana tersebut adalah milik Anda untuk membiayai hidup di awal kedatangan. Dana tersebut harus ada di rekening (atas nama sendiri) minimal saat pencetakan rekening koran.
Meskipun sumber dana tidak selalu diinvestigasi secara mendalam, sangat disarankan dana tersebut valid untuk menghindari penolakan visa.
5. Bisakah membawa keluarga jika menggunakan Working Holiday Visa?
Tidak bisa. Pemegang WHV (Subclass 462) dilarang membawa tanggungan (anak/pasangan) ke Australia. Jika ingin membawa keluarga, Anda harus mencari visa kerja tipe lain seperti Temporary Skill Shortage Visa (Subclass 482) atau visa pelajar (S2/S3).
The post Cara Kerja di Australia untuk WNI, Ini Syarat, Visa, dan Gajinya appeared first on Rambay.id.
]]>