The post Cara Jual Minyak Jelantah ke Pertamina, Ini Syarat, Harga, dan Alur Lengkap appeared first on Rambay.id.
]]>Sebagai minyak jelantah (waste cooking oil). Selama ini, banyak masyarakat yang membuang minyak jelantah sembarangan—ke wastafel, selokan, atau tanah. Padahal, kebiasaan ini dapat merusak lingkungan, menyumbat saluran air, dan mencemari tanah.
Kabar baiknya, kini minyak jelantah memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Pertamina, sebagai perusahaan energi nasional, secara aktif mendorong pengumpulan minyak jelantah untuk diolah menjadi bahan bakar nabati atau biodiesel.
Melalui berbagai program kemitraan dan aplikasi digital, masyarakat kini bisa menukar limbah minyak mereka menjadi uang tunai atau saldo digital.
Kami akan memberikan cara jual minyak jelantah ke Pertamina, mulai dari syarat kualitas, perkiraan harga, hingga alur penyerahannya.
Jika Anda ingin berpartisipasi dalam menjaga lingkungan sekaligus mendapatkan keuntungan finansial, panduan ini adalah bacaan wajib untuk Anda.
Sebelum masuk ke teknis cara menjual, penting untuk memahami mengapa Pertamina dan mitra-mitranya mau membeli limbah dapur ini. Pemahaman ini akan membantu Anda menyadari betapa pentingnya peran Anda dalam rantai pasok energi nasional.
Indonesia sedang gencar melakukan transisi energi dari bahan bakar fosil ke energi terbarukan. Salah satu wujudnya adalah program Biodiesel (B30, B35, hingga rencana B40).
Minyak jelantah mengandung asam lemak yang dapat diproses secara kimiawi (transesterifikasi) menjadi Fatty Acid Methyl Ester (FAME), bahan baku utama biodiesel.
Membuang minyak ke saluran air dapat menyebabkan pembekuan lemak yang menyumbat pipa (fatberg) dan membunuh biota sungai. Dengan membeli kembali minyak jelantah, Pertamina membantu mencegah kerusakan ekosistem air dan tanah.
Ada oknum nakal yang menjernihkan kembali minyak jelantah menggunakan bahan kimia berbahaya untuk dijual kembali sebagai “minyak curah” murah. Praktik ini sangat berbahaya bagi kesehatan karena mengandung senyawa karsinogenik pemicu kanker.
Dengan menyalurkannya ke industri biodiesel, rantai distribusi minyak jelantah daur ulang untuk pangan bisa diputus.
Tidak semua minyak bekas bisa diterima. Pertamina dan mitra pengumpulnya memiliki standar tertentu agar minyak tersebut layak diolah menjadi bahan bakar. Berikut adalah syarat-syarat yang harus Anda penuhi sebelum menjual:
Minyak yang diterima adalah minyak goreng bekas pakai yang berasal dari tumbuhan (minyak sawit, minyak kelapa, minyak jagung, dll). Hindari mencampurkan lemak hewani (seperti lemak sapi atau babi).
Secara berlebihan jika tidak sesuai dengan kriteria pengepul spesifik, meskipun umumnya minyak jelantah rumah tangga yang tercampur sedikit lemak sisa penggorengan masih bisa ditoleransi.
Ini adalah syarat paling krusial. Minyak jelantah tidak boleh tercampur dengan air atau sisa bumbu dan remah makanan.
Jangan pernah mencampur minyak jelantah dengan sabun, deterjen, oli bekas kendaraan, atau cairan pembersih lantai. Kontaminasi bahan kimia non-pangan akan membuat minyak jelantah ditolak karena dapat merusak mesin pengolahan.
Meskipun namanya “jelantah”, minyak yang terlalu hitam pekat seperti aspal (biasanya akibat penggunaan berlebihan hingga puluhan kali) terkadang memiliki rendemen (hasil olahan) yang rendah.
Namun, umumnya pengumpul masih menerima asalkan tidak berbentuk gel atau padatan. Bau yang diterima adalah bau tengik khas minyak, bukan bau busuk sampah atau bau bahan kimia.
Salah satu pertanyaan terbesar masyarakat adalah: Berapa harga minyak jelantah per liter?
Harga minyak jelantah bersifat fluktuatif, mengikuti harga Crude Palm Oil (CPO) dunia dan permintaan industri biodiesel. Selain itu, harga juga bergantung pada kepada siapa Anda menjualnya (pengepul tangan pertama, Bank Sampah, atau aplikasi mitra resmi).
Berikut adalah kisaran harga pasaran saat ini (Data perkiraan 2024-2025):
Catatan: Harga di kota besar (Jakarta, Surabaya, Bandung) cenderung lebih tinggi dibandingkan di daerah pedesaan karena kemudahan akses logistik ke pabrik pengolahan.
Pertamina tidak melayani pembelian minyak jelantah secara eceran langsung di setiap SPBU layaknya kita membeli bensin. Pertamina bekerja sama dengan mitra strategis, kelompok masyarakat, dan aplikasi digital untuk mengumpulkan pasokan ini.
Berikut adalah tiga metode utama atau alur yang bisa Anda tempuh:
Pertamina Patra Niaga sempat meluncurkan inisiatif digital dan bekerja sama dengan startup pengelola limbah. Salah satu yang populer adalah sistem jemput bola via aplikasi.
Pertamina memiliki program Corporate Social Responsibility (CSR) yang membina ribuan Bank Sampah di seluruh Indonesia.
Di beberapa SPBU Pertamina yang berkonsep Green Energy Station, terkadang tersedia drop box atau fasilitas penerimaan minyak jelantah pada event tertentu.
Agar minyak jelantah Anda diterima dengan harga maksimal dan tidak ditolak saat penjemputan, ikuti langkah persiapan berikut:
Jangan pernah menuang minyak panas ke dalam wadah plastik. Tunggu hingga suhu minyak benar-benar dingin (suhu ruang) untuk mencegah wadah meleleh dan meminimalisir risiko kecelakaan luka bakar.
Siapkan saringan halus atau kain saring. Tuang minyak perlahan untuk memisahkan cairan minyak dari remah-remah sisa gorengan (tepung, bawang gosong, tulang kecil). Minyak yang bersih memiliki nilai jual lebih tinggi.
Gunakan jerigen bekas minyak goreng atau botol air mineral bekas yang bersih dan kering.
Simpan wadah tertutup rapat di tempat yang sejuk dan terhindar dari sinar matahari langsung. Sinar matahari dapat mempercepat oksidasi yang merusak kualitas asam lemak dalam minyak.
Selain sebagai penjual skala rumah tangga, Anda juga bisa melihat ini sebagai peluang bisnis dengan menjadi mitra pengepul (collector).
Menjual minyak jelantah ke Pertamina atau mitra resminya adalah langkah cerdas yang memberikan manfaat ganda (double impact). Di satu sisi, Anda mendapatkan keuntungan ekonomis dari limbah yang biasanya dibuang.
Di sisi lain, Anda berkontribusi nyata dalam menyelamatkan lingkungan dari pencemaran dan mendukung ketahanan energi nasional melalui produksi Biodiesel.
Kunci utama dalam cara jual minyak jelantah ke Pertamina adalah memastikan kualitas minyak yang Anda kumpulkan bersih dari air dan ampas, serta menemukan saluran penjualan (aplikasi atau Bank Sampah).
Paling mudah diakses di wilayah Anda. Jangan biarkan “emas cair” ini terbuang percuma di wastafel Anda. Mulailah mengumpulkan, saring, dan tukarkan menjadi cuan sekarang juga!
Berikut adalah jawaban atas pertanyaan yang sering diajukan masyarakat terkait penjualan minyak jelantah:
Q: Apakah ada minimal jumlah liter untuk menjual minyak jelantah?
A: Jika melalui aplikasi penjemputan, biasanya ada minimal volume (sekitar 5-10 liter) agar biaya operasional kurir tertutup. Namun, jika Anda mengantar sendiri ke Bank Sampah, biasanya 1 botol (1 liter) pun tetap diterima.
Q: Apakah minyak jelantah yang sudah hitam pekat masih laku?
A: Umumnya masih laku, asalkan cair dan tidak menggumpal. Namun, harganya mungkin sedikit di bawah minyak jelantah yang warnanya masih kecokelatan (grade A).
Q: Apakah saya bisa langsung menjual ke SPBU Pertamina terdekat?
A: Tidak semua SPBU menerima. Hanya SPBU tertentu dengan program Green Energy Station atau saat ada event khusus yang menerima penukaran. Sebaiknya gunakan aplikasi mitra atau Bank Sampah binaan untuk kepastian transaksi rutin.
Q: Apakah minyak jelantah ini akan diolah jadi minyak goreng curah lagi?
A: Tidak. Jika Anda menjual ke mitra resmi Pertamina atau perusahaan biodiesel berizin, minyak tersebut akan diolah menjadi bahan bakar (Biodiesel/FAME), bukan untuk pangan. Ini lebih aman daripada menjual ke pengepul liar yang tidak jelas peruntukannya.
Q: Berapa lama saya bisa menyimpan minyak jelantah sebelum dijual?
A: Sebaiknya tidak lebih dari 1-2 bulan. Penyimpanan terlalu lama dapat meningkatkan kadar asam lemak bebas (FFA) dan bau tengik yang sangat menyengat, yang mungkin menurunkan kualitas di mata pembeli industri.
Disclaimer: Informasi mengenai harga dan program kemitraan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan PT Pertamina (Persero) dan kondisi pasar CPO global. Pastikan untuk memverifikasi melalui aplikasi atau Bank Sampah setempat.
The post Cara Jual Minyak Jelantah ke Pertamina, Ini Syarat, Harga, dan Alur Lengkap appeared first on Rambay.id.
]]>The post Harga BBM Pertamina Januari 2026, Pertalite, Pertamax, Dexlite & Lainnya appeared first on Rambay.id.
]]>Sebagai komponen vital dalam pergerakan ekonomi mikro maupun makro, perubahan sekecil apa pun pada Harga BBM Pertamina akan berdampak langsung pada biaya logistik, transportasi umum, hingga pengeluaran rumah tangga harian.
Di awal tahun 2026 ini, PT Pertamina (Persero) kembali melakukan penyesuaian harga untuk beberapa jenis produk BBM non-subsidi, mengikuti tren harga minyak mentah dunia dan nilai tukar mata uang.
Sementara itu, BBM bersubsidi seperti Pertalite dan Solar tetap menjadi perhatian pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat.
Kami bantu rangkum rincian harga terbaru, faktor penyebab fluktuasi, perbedaan harga antar wilayah, hingga tips memilih BBM yang tepat untuk kendaraan Anda di tahun 2026.
Pada Januari 2026, Pertamina menerapkan kebijakan harga yang mengacu pada regulasi Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM tentang Formula Harga Dasar Dalam Perhitungan Harga Jual Eceran Jenis BBM Umum.
Penting untuk dipahami bahwa Harga BBM Pertamina terbagi menjadi dua kategori utama yang memiliki mekanisme penetapan harga berbeda:
Bulan Januari seringkali menjadi momen penyesuaian strategis. Faktor musim dingin di belahan bumi utara yang meningkatkan permintaan energi, serta kondisi geopolitik global yang terjadi sepanjang akhir 2025, menjadi variabel penentu harga minyak mentah Indonesia (ICP) yang menjadi patokan Pertamina.
Berikut adalah rincian harga yang berlaku per 1 Januari 2026 untuk wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, dan sekitarnya (Wilayah dengan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor/PBBKB 5%).
Catatan: Harga di bawah ini adalah referensi harga rata-rata pada periode Januari 2026. Harga dapat berbeda sedikit tergantung provinsi.
| Jenis BBM | RON (Octane) | Harga per Liter (IDR) | Kategori |
| Pertalite | 90 | Rp 10.000,- | Subsidi / Kompensasi |
| Pertamax | 92 | Rp 12.xxx – 13.xxx | Non-Subsidi |
| Pertamax Green | 95 | Rp 13.xxx – 14.xxx | Non-Subsidi (Ramah Lingkungan) |
| Pertamax Turbo | 98 | Rp 14.xxx – 15.xxx | Non-Subsidi (Performa Tinggi) |
| Jenis BBM | Cetane Number (CN) | Harga per Liter (IDR) | Kategori |
| Biosolar | 48 | Rp 6.800,- | Subsidi |
| Dexlite | 51 | Rp 14.xxx – 15.xxx | Non-Subsidi |
| Pertamina Dex | 53 | Rp 15.xxx – 16.xxx | Non-Subsidi (Performa Tinggi) |
> Penting: Harga BBM Non-subsidi di atas menggunakan notasi kisaran karena adanya fluktuasi bulanan yang dinamis di tahun 2026. Selalu cek papan harga di SPBU untuk angka desimal yang akurat saat transaksi.
Banyak masyarakat bertanya, mengapa harga Pertamax atau Dexlite bisa berubah setiap bulan sementara Pertalite cenderung tetap? Berikut adalah tiga faktor fundamental yang memengaruhi Harga BBM Pertamina jenis non-subsidi di tahun 2026:
Indonesian Crude Price (ICP) adalah rata-rata harga minyak mentah Indonesia di pasar internasional. Jika harga minyak dunia melonjak akibat konflik di Timur Tengah atau pemangkasan produksi oleh OPEC+.
Maka harga keekonomian BBM di dalam negeri otomatis akan naik. Sebaliknya, jika suplai melimpah, harga bisa turun.
Mengingat Indonesia masih mengimpor sebagian kebutuhan minyak mentah dan produk BBM, transaksi pembelian dilakukan dalam mata uang Dolar AS. Jika Rupiah melemah.
Terhadap Dolar pada akhir 2025 atau awal 2026, biaya impor membengkak, memaksa Pertamina menyesuaikan harga jual di tingkat SPBU untuk menutupi selisih kurs.
Ini adalah faktor yang membuat harga BBM di Jakarta bisa berbeda dengan harga di Bali atau Riau. Setiap pemerintah daerah memiliki wewenang menetapkan besaran PBBKB (umumnya antara 5% hingga 10%).
Pada tahun 2026, beberapa daerah mungkin melakukan penyesuaian tarif pajak daerah yang berdampak pada harga akhir di konsumen.
Seringkali pengguna kendaraan bingung ketika mengisi bensin di luar kota dan mendapati harga yang sedikit lebih mahal. Di tahun 2026 ini, kebijakan One Price (Satu Harga) sangat ketat diberlakukan untuk BBM Subsidi (Pertalite dan Solar) di seluruh Indonesia dari Sabang sampai Merauke.
Namun, untuk BBM Non-Subsidi (Pertamax Series & Dex Series), perbedaan harga tetap terjadi. Berikut adalah pembagian zonasi harga secara umum:
Memilih BBM bukan hanya soal harga murah, tetapi juga kesehatan mesin jangka panjang. Di tahun 2026, teknologi mesin kendaraan semakin canggih dan membutuhkan spesifikasi bahan bakar yang sesuai.
Meskipun paling terjangkau, Pertalite ditujukan untuk kendaraan lawas atau kendaraan dengan rasio kompresi mesin di bawah 10:1. Pada tahun 2026, distribusi Pertalite semakin diperketat menggunakan QR Code MyPertamina untuk memastikan subsidi tepat sasaran.
Ini adalah standar minimal untuk sebagian besar mobil dan motor keluaran tahun 2020 ke atas. Dengan zat aditif Ecosave yang mampu membersihkan mesin, Pertamax direkomendasikan untuk kendaraan dengan rasio kompresi 10:1 hingga 11:1.
Varian yang mulai populer sejak diperkenalkan beberapa tahun lalu. Ini adalah campuran Pertamax dengan Bioetanol (dari tetes tebu/singkong). Memberikan performa lebih baik dari RON 92 dan lebih ramah lingkungan. Cocok untuk Anda yang peduli pada isu emisi karbon di tahun 2026.
Dikhususkan untuk kendaraan sport, mobil mewah, atau mesin dengan turbocharger. Dengan fitur Ignition Boost Formula, BBM ini memberikan akselerasi maksimal dan kecepatan tinggi.
Untuk pengguna mobil diesel (seperti Pajero, Fortuner, Innova Diesel), sangat disarankan menggunakan Dexlite (CN 51) atau Pertamina Dex (CN 53). Penggunaan Solar Subsidi.
Pada mesin diesel Common Rail modern sangat tidak disarankan karena kandungan sulfur yang tinggi dapat merusak injektor, yang biaya perbaikannya jauh lebih mahal daripada selisih harga BBM.
Di era digital 2026, Anda tidak perlu lagi datang ke SPBU hanya untuk mengecek harga. Berikut cara mudah memantau update harga:
Meskipun Harga BBM Pertamina mungkin mengalami kenaikan atau penyesuaian, Anda tetap bisa menghemat pengeluaran dengan cara mengemudi yang cerdas (Eco-Driving):
Pada tahun 2026, program “Subsidi Tepat” Pertamina sudah berjalan sangat matang. Pembelian Pertalite dan Solar Subsidi wajib menggunakan QR Code.
Bagi Anda yang belum mendaftar, segera lakukan pendaftaran melalui situs subsiditepat.mypertamina.id. Pastikan data STNK, KTP, dan foto kendaraan Anda valid.
Sistem AI Pertamina kini semakin canggih dalam memverifikasi data untuk mencegah penyalahgunaan BBM bersubsidi oleh kendaraan mewah atau industri yang tidak berhak.
Jika Anda baru membeli mobil bekas, pastikan untuk mereset data subsidi dari pemilik sebelumnya agar Anda bisa mendapatkan jatah kuota harian yang sesuai.
Mengetahui Harga BBM Pertamina edisi Januari 2026 sangat penting sebagai dasar perencanaan keuangan bulanan Anda. Meskipun harga BBM non-subsidi seperti Pertamax dan Dexlite mengalami fluktuasi mengikuti pasar global, Pertamina tetap menjamin ketersediaan energi bagi masyarakat.
Poin kuncinya adalah bijak dalam memilih jenis BBM. Jangan hanya tergiur harga murah Pertalite jika spesifikasi mesin Anda menuntut Pertamax, karena biaya perbaikan mesin di masa depan bisa jauh lebih besar.
Selain itu, manfaatkan aplikasi MyPertamina untuk mendapatkan harga terbaik melalui promo-promo cashback atau poin yang sering ditawarkan Pertamina di tahun 2026 ini.
Tetap pantau informasi resmi, dan pastikan kendaraan Anda selalu dalam kondisi prima untuk efisiensi bahan bakar yang maksimal.
1. Apakah harga Pertalite naik di Januari 2026?
Hingga saat ini, harga Pertalite masih dipatok di angka Rp 10.000 per liter sebagai bagian dari komitmen pemerintah menjaga daya beli, kecuali ada pengumuman mendadak dari Presiden terkait pengurangan subsidi.
2. Mengapa harga Pertamax di Jakarta berbeda dengan di Bali?
Perbedaan ini disebabkan oleh besaran Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) yang ditetapkan oleh masing-masing Pemerintah Daerah (Pemda). Meskipun harga dasarnya sama, pajak daerah membuat harga akhir di konsumen berbeda.
3. Bolehkan mobil mewah tahun 2026 mengisi Pertalite?
Berdasarkan regulasi pembatasan BBM bersubsidi yang semakin ketat di 2026, mobil dengan kapasitas mesin di atas 1.400cc (atau kriteria terbaru yang ditetapkan BPH Migas) dilarang menggunakan Pertalite dan sistem QR Code akan otomatis menolaknya di SPBU.
4. Kapan waktu perubahan harga BBM Pertamina dilakukan?
Untuk BBM Non-Subsidi (Pertamax Series & Dex Series), penyesuaian harga biasanya dilakukan pada tanggal 1 setiap bulannya. Namun, Pertamina juga bisa melakukan penyesuaian di tengah bulan jika volatilitas harga minyak dunia sangat ekstrem.
5. Apa itu Pertamax Green 95 dan berapa harganya?
Pertamax Green 95 adalah BBM ramah lingkungan dengan campuran nabati (etanol). Harganya diposisikan di antara Pertamax (RON 92) dan Pertamax Turbo (RON 98). Ini adalah solusi bagi pengendara yang ingin performa tinggi namun tetap peduli lingkungan.
The post Harga BBM Pertamina Januari 2026, Pertalite, Pertamax, Dexlite & Lainnya appeared first on Rambay.id.
]]>The post Cara Daftar Subsidi Tepat LPG 3 Kg di MyPertamina Hanya Pakai NIK appeared first on Rambay.id.
]]>Jika sebelumnya siapa saja bisa membeli gas ini dengan bebas, kini pemerintah mewajibkan pendataan melalui sistem Subsidi Tepat LPG 3 Kg.
Banyak masyarakat yang masih bingung: Apakah harus pakai aplikasi? Apakah ribet? Apa saja syaratnya?
Tentu saya akan memberikan informasi Cara Daftar Subsidi Tepat LPG 3 Kg, mulai dari syarat administrasi, langkah pendaftaran.
Hingga cara bertransaksi di pangkalan resmi. Dengan memahami panduan ini, Anda tidak perlu khawatir ditolak saat hendak membeli kebutuhan dapur yang satu ini.
Sebelum masuk ke teknis pendaftaran, penting untuk memahami urgensi di balik kebijakan ini. Program Subsidi Tepat bertujuan untuk memastikan bahwa anggaran negara yang dialokasikan untuk subsidi energi benar-benar dinikmati oleh mereka yang berhak, yakni masyarakat miskin, rentan miskin, dan usaha mikro.
Berdasarkan Keputusan Menteri ESDM No. 37.K/MG.01/MEM.M/2023 tentang Petunjuk Teknis Pendistribusian Isi Ulang LPG Tertentu Tepat Sasaran, pembelian LPG 3 Kg kini berbasis data KTP (Kartu Tanda Penduduk) yang terintegrasi dengan data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE).
Manfaat mendaftar program ini bagi Anda adalah:
Tidak semua orang berhak mendapatkan subsidi ini. Pemerintah telah menetapkan empat kategori utama kelompok masyarakat yang diperbolehkan menggunakan LPG 3 Kg. Memastikan Anda masuk dalam kategori ini adalah langkah pertama sebelum melakukan pendaftaran.
Untuk memperlancar proses pendaftaran, pastikan Anda telah menyiapkan dokumen fisik maupun digital (foto) yang jelas dari berkas berikut:
Berbeda dengan pendaftaran BBM Subsidi yang sangat bergantung pada aplikasi MyPertamina di handphone pengguna, pendaftaran LPG 3 Kg memiliki pendekatan yang lebih “jemput bola” dan berpusat di Pangkalan/Sub Penyalur. Namun, integrasi dengan website Subsidi Tepat MyPertamina tetap menjadi tulang punggung sistem ini.
Berikut adalah dua metode pendaftaran yang bisa Anda lakukan:
Ini adalah cara yang paling direkomendasikan oleh Pertamina, terutama bagi masyarakat yang kurang terbiasa dengan teknologi digital.
Meskipun pendaftaran di pangkalan lebih diutamakan untuk data entry awal, Anda juga bisa memantau dan mendaftar melalui portal resmi untuk memastikan data Anda valid, khususnya bagi pengguna BBM subsidi yang akunnya terintegrasi.
Catatan Penting: Hingga pertengahan 2025, Pertamina lebih menekankan pendaftaran langsung di Pangkalan (Metode 1) untuk LPG 3 Kg guna meminimalisir kesalahan input data kategori usaha mikro dan rumah tangga.
Setelah Anda berhasil melakukan Cara Daftar Subsidi Tepat LPG 3 Kg di atas, proses pembelian menjadi sangat sederhana. Berikut alurnya:
Dalam pelaksanaannya, seringkali masyarakat menemui kendala. Berikut adalah solusi untuk beberapa masalah umum terkait Cara Daftar Subsidi Tepat LPG 3 Kg:
Jika saat di pangkalan NIK Anda disebut “tidak ditemukan”, jangan panik. Ini berarti data Anda belum masuk database P3KE atau DTKS. Solusinya:
Kasus ini jarang terjadi namun mungkin. Jika NIK Anda terdeteksi sudah melakukan transaksi padahal Anda belum membeli:
Jika Anda pindah rumah ke kota lain, apakah harus daftar ulang?
Masyarakat seringkali enggan ke pangkalan karena jarak, dan memilih membeli di warung eceran. Namun, dengan sistem Subsidi Tepat LPG 3 Kg, membeli di pangkalan jauh lebih menguntungkan:
Transformasi sistem pembelian gas melon melalui program Subsidi Tepat LPG 3 Kg bukanlah untuk menyulitkan masyarakat, melainkan bentuk perlindungan hak bagi mereka yang membutuhkan.
Dengan sistem pendataan berbasis teknologi digital dan KTP, pemerintah dapat memastikan bahwa subsidi energi yang bernilai triliunan rupiah tidak bocor ke pihak yang tidak berhak (seperti restoran besar, peternakan komersial, atau masyarakat mampu).
Cara daftar Subsidi Tepat LPG 3 Kg ternyata sangat mudah dan praktis. Kunci utamanya hanyalah membawa KTP dan KK ke pangkalan resmi terdekat. Tidak perlu gawai canggih atau aplikasi rumit di sisi pembeli, karena petugas pangkalanlah yang akan melakukan input data.
Sebagai warga negara yang baik, mari dukung program ini dengan mendaftarkan diri segera. Dengan data yang valid, Anda tidak hanya mengamankan pasokan energi rumah tangga Anda sendiri.
Tetapi juga turut serta menjaga ketahanan energi nasional. Jangan tunggu sampai kehabisan atau ditolak membeli, segera cek status NIK Anda di pangkalan resmi hari ini!
Q1: Apakah wajib download aplikasi MyPertamina untuk beli LPG 3 Kg?
A: Tidak wajib bagi pembeli. Pembeli cukup membawa KTP. Aplikasi MyPertamina (Merchant Apps) hanya wajib dimiliki dan dioperasikan oleh penjual/pangkalan untuk mendata pembeli.
Q2: Apakah ada batasan jumlah pembelian tabung LPG 3 Kg?
A: Ya, ada pembatasan kuota yang wajar untuk mencegah penimbunan. Meskipun angkanya bisa bervariasi tergantung kebijakan daerah, umumnya untuk Rumah Tangga dibatasi sekitar 4-5 tabung per bulan, sedangkan Usaha Mikro memiliki batas yang lebih tinggi sesuai kebutuhan produksi.
Q3: Apakah daftar Subsidi Tepat LPG 3 Kg dipungut biaya?
A: Tidak. Pendaftaran program Subsidi Tepat LPG 3 Kg adalah GRATIS. Jika ada pangkalan atau oknum yang meminta bayaran untuk proses pendaftaran, segera laporkan ke Pertamina Call Center 135.
Q4: Bagaimana jika saya usaha mikro tapi belum punya izin usaha resmi?
A: Anda tetap bisa mendaftar. Petugas pangkalan biasanya akan meminta bukti foto aktivitas usaha Anda di lokasi sebagai pengganti surat izin yang formal, kemudian mengunggahnya ke sistem sebagai verifikasi.
Q5: Apakah satu KK bisa mendaftarkan lebih dari satu NIK?
A: Sistem berbasis NIK. Setiap individu dewasa yang memiliki NIK bisa didaftarkan, namun biasanya sistem akan mendeteksi kewajaran penggunaan berdasarkan Kartu Keluarga (KK). Idealnya, pendaftaran diwakili oleh kepala keluarga atau anggota keluarga yang paling sering melakukan pembelian.
The post Cara Daftar Subsidi Tepat LPG 3 Kg di MyPertamina Hanya Pakai NIK appeared first on Rambay.id.
]]>