The post Cara Cek PBI JKN 2026 Lewat NIK KTP, Bisa Online Tanpa ke Kantor BPJS appeared first on Rambay.id.
]]>Terus melanjutkan program Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) atau PBI JKN. Program ini menjadi jaring pengaman sosial bagi masyarakat kurang mampu agar tetap bisa mendapatkan layanan medis tanpa pusing memikirkan biaya iuran bulanan.
Namun, seringkali masyarakat bingung: “Apakah saya masih terdaftar sebagai penerima PBI di tahun 2026?” atau “Bagaimana cara mengetahui jika kartu KIS PBI saya masih aktif?”.
Kabar baiknya, di era digitalisasi 2026 ini, Anda tidak perlu lagi membuang waktu dan tenaga untuk datang dan mengantre panjang di kantor BPJS Kesehatan atau Dinas Sosial hanya untuk sekadar mengecek status.
Berikut ini kami akan membantu merangkum informasi mengenai Cara Cek PBI JKN 2026 hanya dengan bermodalkan NIK KTP dan ponsel pintar Anda. Simak panduan lengkapnya di bawah ini.
Sebelum masuk ke teknis pengecekan, penting untuk memahami posisi PBI JKN dalam sistem jaminan sosial nasional tahun ini.
PBI JKN (Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional) adalah segmen peserta BPJS Kesehatan yang iurannya dibayarkan sepenuhnya oleh pemerintah pusat melalui APBN. Peserta kategori ini diperuntukkan bagi fakir miskin dan orang tidak mampu sesuai dengan data yang ada di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kemensos.
Mengapa Anda harus cek status secara berkala di tahun 2026?
Untuk memperlancar proses pengecekan, pastikan Anda menyiapkan dokumen dan perangkat berikut:
Berikut adalah empat cara paling efektif dan tervalidasi untuk mengecek status kepesertaan PBI JKN Anda di tahun 2026.
Ini adalah metode paling umum untuk melihat apakah nama Anda masuk dalam DTKS sebagai penerima bantuan, termasuk PBI JK.
Langkah-langkah:
Cara Membaca Hasil:
Metode ini adalah yang paling akurat untuk melihat status keaktifan kartu BPJS Kesehatan secara real-time.
Langkah-langkah:
Indikator Status:
Bagi Anda yang malas mengunduh aplikasi atau situs web yang berat, BPJS Kesehatan menyediakan layanan chat via WhatsApp yang responsif.
Langkah-langkah:
Jika Anda lebih nyaman berbicara langsung atau tidak memiliki akses internet yang baik, layanan telepon adalah solusinya.
Langkah-langkah:
Banyak kasus di mana masyarakat terkejut saat berobat karena kartu mereka tiba-tiba mati. Di tahun 2026, sistem integrasi data semakin ketat. Berikut adalah alasan umum mengapa PBI JKN Anda dinonaktifkan:
Kemensos melakukan pemutakhiran data secara berkala. Jika dalam survei terakhir kondisi ekonomi Anda dinilai sudah membaik (misal: memiliki kendaraan roda empat, rumah permanen mewah, atau penghasilan di atas UMP), nama Anda akan dicoret dari DTKS. Otomatis, PBI JKN pun berhenti.
Sistem BPJS Kesehatan terintegrasi penuh dengan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil). Jika NIK Anda belum KTP Elektronik, ganda, atau belum di-update (misal: pindah domisili tapi tidak lapor), sistem akan menolak kepesertaan PBI Anda.
Meskipun tujuannya untuk orang sakit, peserta PBI yang tidak pernah menggunakan fasilitas kesehatan (meski hanya sekadar periksa ringan di Puskesmas) dalam kurun waktu lama (biasanya bertahun-tahun) bisa dianggap tidak keberadaan-nya, sehingga berpotensi dinonaktifkan untuk dialihkan ke warga lain yang lebih membutuhkan.
Jika peserta terdata meninggal dunia atau pernah mendaftar sebagai pekerja di perusahaan (PPU) dan kemudian berhenti kerja, status PBI tidak otomatis kembali aktif tanpa pengajuan ulang.
Jika setelah melakukan pengecekan ternyata status Anda “Non-Aktif”, jangan panik. Berikut langkah pemulihan yang bisa dilakukan di tahun 2026:
Jika Anda memang sudah mampu, segera alihkan kepesertaan ke jalur Mandiri. Anda bisa melakukannya lewat aplikasi Mobile JKN menu “Perubahan Data Peserta”. Ini lebih aman untuk menjamin proteksi kesehatan Anda tidak terputus.
Penting untuk mengetahui hak Anda. Sebagai peserta PBI JKN di tahun 2026, fasilitas yang diterima setara dengan Kelas 3.
Catatan: Peserta PBI JKN tidak bisa naik kelas perawatan (misal ingin pindah ke VIP dengan bayar selisih). Jika ingin naik kelas, kepesertaan PBI akan gugur dan harus beralih ke jalur umum/mandiri.
Agar di sisa tahun 2026 dan seterusnya bantuan kesehatan ini tetap Anda terima, lakukan tips berikut:
Mengetahui Cara Cek PBI JKN 2026 adalah langkah preventif cerdas bagi setiap penerima bantuan pemerintah. Dengan kemudahan teknologi melalui situs Cek Bansos, aplikasi Mobile JKN, hingga layanan WhatsApp CHIKA, tidak ada lagi alasan untuk tidak mengetahui status kesehatan Anda.
Ingat, PBI JKN adalah hak bagi masyarakat yang membutuhkan, namun kewajiban Anda adalah memastikan data kependudukan (NIK) selalu valid dan memantau statusnya secara berkala.
Jangan menunggu sakit untuk mengecek kartu Anda. Lakukan pengecekan hari ini juga menggunakan salah satu metode di atas agar Anda dan keluarga bisa merasa tenang dengan perlindungan kesehatan yang pasti.
1. Apakah cek PBI JKN 2026 dipungut biaya?
Tidak. Semua metode pengecekan baik melalui situs Kemensos, aplikasi Mobile JKN, maupun WhatsApp CHIKA adalah gratis. Anda hanya membutuhkan kuota internet atau pulsa untuk panggilan telepon ke 165.
2. Mengapa nama saya ada di Cek Bansos tapi di Mobile JKN statusnya Non-Aktif?
Ini bisa terjadi karena adanya jeda sinkronisasi data (cut-off) antara Kemensos dan BPJS Kesehatan. Atau, Anda terdaftar di DTKS namun kuota PBI APBN sedang penuh, sehingga belum ditetapkan sebagai peserta aktif oleh Kementerian Kesehatan. Segera hubungi Dinas Sosial untuk klarifikasi.
3. Bisakah saya mendaftar PBI JKN secara online?
Pendaftaran langsung ke BPJS untuk PBI tidak bisa dilakukan. Pendaftaran harus melalui pendataan DTKS. Anda bisa mengajukan diri melalui fitur “Usul” di Aplikasi Cek Bansos atau melapor ke kelurahan/desa untuk Musyawarah Desa/Kelurahan (Musdes/Muskel).
4. Apakah PBI JKN 2026 bisa digunakan di seluruh Indonesia?
Ya, untuk kasus gawat darurat (Emergency), PBI JKN bisa digunakan di IGD Rumah Sakit mana saja di seluruh Indonesia yang bekerjasama dengan BPJS. Namun untuk berobat jalan biasa, Anda harus memulainya dari Faskes Tingkat 1 tempat Anda terdaftar.
5. Bagaimana jika NIK saya tidak ditemukan saat cek online?
Kemungkinan besar NIK Anda belum terupdate di sistem pusat Dukcapil atau salah ketik. Cek kembali KTP dan KK Anda. Jika sudah benar tapi tetap tidak ditemukan, segera kunjungi kantor Dukcapil setempat untuk melakukan konsolidasi data kependudukan.
The post Cara Cek PBI JKN 2026 Lewat NIK KTP, Bisa Online Tanpa ke Kantor BPJS appeared first on Rambay.id.
]]>The post BPJS Kesehatan PBI Gratis: Cara Daftar dan Ketentuannya appeared first on Rambay.id.
]]>Untuk mengatasi kesenjangan ini, pemerintah Indonesia menghadirkan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui BPJS Kesehatan dengan segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI).
Banyak masyarakat yang masih bingung mengenai bagaimana cara mendapatkan fasilitas ini. Apakah benar-benar gratis? Bagaimana prosedurnya?
Tenang saya akan membuat cara BPJS Kesehatan PBI Gratis, mulai dari definisi, syarat, hingga panduan langkah demi langkah untuk mendaftarkannya.
BPJS Kesehatan PBI (Penerima Bantuan Iuran) adalah program jaminan kesehatan yang diperuntukkan bagi fakir miskin dan orang tidak mampu. Sesuai dengan amanat undang-undang, iuran bulanan peserta PBI tidak dibebankan kepada peserta.
Melainkan dibayarkan sepenuhnya oleh pemerintah melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) atau Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Berbeda dengan peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) atau BPJS Mandiri yang harus membayar iuran setiap bulan sesuai kelas yang dipilih, peserta PBI dapat menikmati layanan kesehatan.
Tanpa mengeluarkan biaya sepeser pun untuk iuran bulanan. Tujuannya adalah memastikan seluruh lapisan masyarakat, tanpa memandang status ekonomi, memiliki akses yang setara terhadap layanan medis dasar.
Tidak semua orang bisa mendaftar menjadi peserta PBI. Pemerintah menetapkan kriteria ketat agar bantuan ini tepat sasaran. Berdasarkan peraturan yang berlaku, berikut adalah syarat utama untuk menjadi penerima BPJS Kesehatan PBI Gratis:
Sebelum memutuskan untuk mendaftar, penting untuk memahami perbedaan mendasar antara BPJS PBI dan BPJS Non-PBI (Mandiri/Pekerja). Berikut adalah tabel perbandingannya:
| Fitur | BPJS PBI (Gratis) | BPJS Non-PBI (Mandiri) |
| Iuran Bulanan | Gratis (Dibayar Pemerintah) | Berbayar (Sesuai Kelas 1, 2, atau 3) |
| Kelas Perawatan | Hanya Kelas 3 | Bisa memilih Kelas 1, 2, atau 3 |
| Fasilitas Pindah Kelas | Tidak bisa naik kelas perawatan | Bisa naik kelas (dengan biaya tambahan/sesuai aturan KRIS) |
| Syarat Pendaftaran | Harus masuk DTKS Kemensos | Cukup NIK dan Rekening Bank |
| Faskes Tingkat 1 | Umumnya Puskesmas/Klinik Desa | Bebas memilih (Puskesmas/Klinik Swasta/Dokter Pribadi) |
Penting dicatat bahwa meskipun berada di Kelas 3, kualitas pelayanan medis (obat, tindakan dokter, operasi) yang diterima peserta PBI sama dengan peserta kelas lainnya. Perbedaan hanya terletak pada fasilitas kenyamanan ruang rawat inap.
Proses pendaftaran BPJS PBI berbeda dengan BPJS Mandiri. Anda tidak bisa datang langsung ke kantor BPJS Kesehatan untuk mendaftar PBI. Pintu masuk utamanya adalah melalui pendataan di Dinas Sosial. Berikut adalah dua cara yang bisa Anda tempuh:
Ini adalah cara yang paling umum dilakukan, terutama bagi masyarakat di pedesaan.
Anda bisa mengajukan diri secara mandiri melalui aplikasi resmi Kementerian Sosial.
Setelah melakukan pendaftaran, Anda perlu memantau apakah kepesertaan Anda sudah aktif. Berikut cara mudah mengeceknya tanpa harus ke kantor BPJS:
Peserta BPJS Kesehatan PBI Gratis berhak mendapatkan layanan kesehatan komprehensif, asalkan mengikuti prosedur berjenjang (Faskes 1 -> Rujukan -> Rumah Sakit). Layanan yang ditanggung meliputi:
Penting: BPJS PBI tidak menanggung biaya pelayanan yang dilakukan tanpa melalui prosedur (kecuali gawat darurat), pelayanan kosmetik/estetika, atau pengobatan alternatif.
Banyak kasus di mana peserta PBI tiba-tiba statusnya menjadi non-aktif. Mengapa ini terjadi?
Jika kartu PBI Anda non-aktif padahal Anda masih membutuhkan dan memenuhi syarat:
Program BPJS Kesehatan PBI Gratis adalah wujud nyata kehadiran negara dalam melindungi kesehatan masyarakat prasejahtera. Meskipun proses pendaftarannya memerlukan waktu dan verifikasi berjenjang melalui DTKS.
Manfaat yang ditawarkan sangat besar: perlindungan kesehatan seumur hidup tanpa beban biaya bulanan.
Kunci utama untuk mendapatkan fasilitas ini adalah proaktif. Pastikan data kependudukan (NIK/KK) Anda valid, daftarkan diri ke perangkat desa atau melalui aplikasi Cek Bansos, dan pantau status kepesertaan secara berkala.
Jangan menunggu sakit untuk mengurus jaminan kesehatan. Dengan memahami alur dan ketentuannya, Anda dapat mengamankan akses kesehatan bagi diri sendiri dan keluarga tercinta.
1. Bisakah peserta BPJS PBI naik kelas perawatan jika dirawat inap?
Secara aturan umum, peserta PBI tidak diperkenankan naik kelas perawatan (misal dari Kelas 3 ke Kelas 2 atau 1) meskipun bersedia membayar selisih biaya. Jika memaksa naik kelas, status kepesertaan PBI bisa gugur dan pasien dianggap pasien umum/mandiri untuk seluruh biaya perawatan.
2. Apakah BPJS PBI bisa digunakan di luar kota domisili?
Bisa, namun terbatas. Untuk keadaan Gawat Darurat (Emergency), bisa langsung ke UGD Rumah Sakit mana saja di seluruh Indonesia tanpa rujukan. Namun untuk berobat jalan biasa, Anda hanya bisa dilayani di Faskes Tingkat 1 tempat Anda terdaftar. Jika berada di luar kota dalam jangka waktu lama, sebaiknya urus pindah Faskes.
3. Berapa lama proses pengajuan BPJS PBI sampai aktif?
Proses ini bervariasi tergantung daerah dan kuota. Masuk ke DTKS bisa memakan waktu 1-3 bulan tergantung jadwal pemutakhiran data Kemensos. Setelah masuk DTKS, penetapan menjadi peserta PBI BPJS menunggu SK Menteri Sosial yang biasanya diperbarui setiap bulan.
4. Bisakah pindah dari BPJS Mandiri yang menunggak ke BPJS PBI?
Bisa, dengan syarat Anda memenuhi kriteria kemiskinan dan ditetapkan oleh Dinas Sosial. Namun, tunggakan pada BPJS Mandiri sebelumnya tetap tercatat sebagai utang, meskipun status kepesertaan sudah berubah menjadi PBI. Beberapa daerah memiliki program pemutihan, namun secara nasional utang iuran tetap melekat.
5. Apakah bayi yang baru lahir dari orang tua peserta PBI otomatis tercover?
Ya, bayi yang dilahirkan oleh ibu kandung yang terdaftar sebagai peserta PBI JK otomatis didaftarkan sebagai peserta. Keluarga wajib melaporkan kelahiran tersebut ke Dinas Sosial/BPJS Kesehatan dengan membawa Surat Keterangan Lahir dan KK segera setelah lahir (biasanya diberi waktu 3×24 jam hari kerja) agar kartu langsung aktif.
The post BPJS Kesehatan PBI Gratis: Cara Daftar dan Ketentuannya appeared first on Rambay.id.
]]>The post Bansos PBI-JK Desember, Simak Penjelasan dan Syaratnya appeared first on Rambay.id.
]]>Bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM), memastikan status kepesertaan PBI-JK tetap aktif di akhir tahun adalah hal yang sangat vital. Mengapa? Karena bantuan ini adalah garda terdepan perlindungan kesehatan keluarga Anda. Jika status ini nonaktif di bulan Desember, akses layanan kesehatan gratis bisa terhenti tepat saat pergantian tahun.
Saya akan mengupas tuntas segala hal mengenai Bansos PBI-JK periode Desember, mulai dari definisi, besaran nilai manfaat, hingga cara pengecekan yang akurat.
Banyak masyarakat yang masih bertanya-tanya, apa itu bansos PBI JK 2025? Secara sederhana, PBI-JK adalah program bantuan sosial yang diberikan oleh pemerintah khusus untuk sektor kesehatan. Program ini ditujukan bagi masyarakat miskin dan tidak mampu yang datanya terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial.
Berbeda dengan bantuan sosial lain yang mungkin diterima dalam bentuk uang tunai atau sembako, PBI-JK memiliki mekanisme yang unik. Pemerintah, melalui APBN, membayarkan iuran jaminan kesehatan (BPJS Kesehatan) bagi para penerima manfaat. Artinya, penerima PBI-JK tidak perlu pusing memikirkan biaya bulanan BPJS karena sudah ditanggung sepenuhnya oleh negara.
Bulan Desember seringkali menjadi momen update atau pemutakhiran data besar-besaran oleh Kemensos. Pada periode ini, verifikasi dan validasi (verivali) dilakukan untuk menentukan siapa yang masih layak menerima bantuan di tahun berikutnya (2026) dan siapa yang harus dicoret (graduasi). Oleh karena itu, memahami status kepesertaan Anda di bulan ini sangatlah penting untuk menjamin keberlanjutan layanan kesehatan di tahun depan.
Salah satu pertanyaan yang paling sering muncul di mesin pencari adalah: Bantuan PBI JK cair berapa? Ini adalah pertanyaan wajar, mengingat banyak bansos lain yang cair dalam bentuk uang tunai.
Jawabannya adalah TIDAK. Bantuan PBI-JK tidak akan pernah masuk ke rekening pribadi penerima manfaat dalam bentuk uang tunai. Dana bantuan ini disalurkan langsung oleh Pemerintah Pusat ke Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.
Meskipun tidak diterima secara tunai, nilai manfaat yang diterima peserta PBI-JK sangatlah besar. Iuran yang dibayarkan pemerintah adalah sebesar Rp42.000 per orang per bulan.
Jika dalam satu Kartu Keluarga (KK) terdapat 4 orang anggota keluarga yang terdaftar sebagai peserta PBI-JK, maka simulasi bantuan yang diterima adalah:
Dana inilah yang menjamin Anda dan keluarga bisa berobat di Faskes Tingkat 1 (Puskesmas/Klinik) hingga Faskes Rujukan (Rumah Sakit) tanpa biaya, mencakup rawat jalan maupun rawat inap, sesuai dengan prosedur BPJS Kesehatan kelas 3.
Agar status kepesertaan PBI-JK tetap aktif di bulan Desember 2025 dan berlanjut ke tahun berikutnya, terdapat sejumlah syarat mutlak yang harus dipenuhi oleh penerima. Pemerintah semakin ketat dalam melakukan penyaringan data untuk memastikan bantuan tepat sasaran.
Berikut adalah syarat utama penerima Bansos PBI-JK:
Mengetahui status kepesertaan sangatlah mudah dan bisa dilakukan dari rumah hanya dengan menggunakan ponsel. Bagaimana cara cek PBI JK yang aktif di bulan Desember ini? Ada dua metode paling akurat yang bisa Anda gunakan.
Metode ini adalah yang paling umum digunakan untuk memeriksa segala jenis bansos.
Jika data Anda muncul, perhatikan kolom PBI-JK. Jika statusnya tertulis “YA” dan periode penyalurannya mencakup Desember 2025, maka kartu Anda aktif dan iuran bulan ini sudah dibayarkan pemerintah.
Cara ini lebih spesifik untuk mengecek status keaktifan kartu BPJS Anda secara real-time.
Tips: Jika di aplikasi Mobile JKN statusnya aktif, namun di Cek Bansos Kemensos nama Anda tidak muncul, segera hubungi pendamping sosial atau operator SIKS-NG di kelurahan untuk sinkronisasi data.
Banyak kasus di mana masyarakat mengeluh kartu KIS/BPJS PBI mereka tiba-tiba tidak bisa digunakan saat berobat di bulan Desember. Hal ini biasanya disebabkan oleh proses “pembersihan data” atau cleansing yang dilakukan Kemensos setiap bulannya.
Berikut adalah penyebab umum nonaktifnya PBI-JK:
Jika Anda merasa masih layak menerima bantuan namun kartu nonaktif di bulan Desember:
Bansos PBI-JK Desember bukan sekadar penutup tahun, melainkan jembatan untuk keamanan kesehatan di tahun 2026. Dengan biaya kesehatan yang terus meningkat setiap tahunnya, memiliki jaminan kesehatan gratis adalah aset yang sangat berharga.
Selain itu, kepesertaan di PBI-JK seringkali menjadi “pintu masuk” untuk mendapatkan bantuan sosial lainnya. Dalam ekosistem data Kemensos, penerima PBI-JK yang datanya valid di DTKS memiliki peluang lebih besar untuk disurvei kelayakannya menerima bantuan komplementer seperti Bansos Sembako (BPNT) atau PKH, asalkan memenuhi komponen syarat (seperti memiliki lansia, disabilitas, atau anak sekolah).
Oleh karena itu, menjaga validitas data kependudukan Anda adalah kunci utama agar bantuan ini tidak terputus.
Bansos PBI-JK Desember 2025 merupakan wujud kehadiran negara dalam menjamin kesehatan masyarakat kurang mampu. Meskipun tidak cair dalam bentuk uang tunai, bantuan senilai Rp42.000 per bulan ini memberikan rasa aman dari risiko biaya pengobatan yang mahal.
Poin penting yang perlu Anda ingat:
cekbansos.kemensos.go.id atau aplikasi Mobile JKN.Jika status Anda aktif di bulan ini, manfaatkanlah layanan kesehatan dengan bijak sesuai prosedur berjenjang. Namun, jika status Anda nonaktif, segera lakukan pelaporan ke perangkat desa atau Dinas Sosial agar hak layanan kesehatan Anda bisa dipulihkan.
Langkah Selanjutnya Untuk Anda: Jangan menunggu sakit untuk mengecek status bantuan Anda. Ambil KTP Anda sekarang, buka laman Cek Bansos atau Aplikasi Mobile JKN, dan pastikan status kepesertaan Anda dan keluarga tertulis “AKTIF” untuk bulan Desember ini.
1. Apakah Bansos PBI-JK bisa dicairkan dalam bentuk uang jika tidak pernah sakit? Tidak. Dana PBI-JK bersifat hangus (asuransi/gotong royong). Jika tidak digunakan, dana tersebut tetap menjadi hak BPJS Kesehatan untuk mensubsidi peserta lain yang sakit, dan tidak bisa diklaim tunai oleh peserta.
2. Bagaimana jika kartu KIS PBI saya hilang? Anda tidak perlu khawatir. Sekarang berobat bisa cukup menggunakan KTP (NIK) asalkan status kepesertaan aktif. Anda juga bisa menggunakan kartu digital (KISS Digital) yang ada di aplikasi Mobile JKN.
3. Apakah peserta PBI-JK bisa naik kelas perawatan? Secara aturan, peserta PBI-JK berhak atas pelayanan kelas 3. Peserta PBI umumnya tidak diperkenankan naik kelas VIP atau Utama dengan membayar selisih biaya, karena statusnya sebagai penerima bantuan pemerintah (dianggap tidak mampu). Jika ingin naik kelas, kepesertaan biasanya harus diubah menjadi Mandiri terlebih dahulu, yang berarti bantuan PBI akan gugur.
4. Berapa lama proses pengaktifan kembali PBI-JK yang nonaktif? Proses reaktivasi melalui Dinas Sosial biasanya memproses data setiap bulan (tanggal 1-10 biasanya input data). Jika disetujui, kartu akan aktif pada bulan berikutnya (T+1). Namun, ada prosedur “Reaktivasi 6 bulan” bagi peserta yang baru saja nonaktif kurang dari 6 bulan yang bisa diproses lebih cepat oleh Dinas Sosial/Dinkes setempat.
5. Apakah semua anggota keluarga dalam satu KK otomatis dapat PBI-JK? Idealnya iya, jika data seluruh anggota keluarga masuk dalam DTKS. Namun, sering terjadi kasus di mana hanya sebagian anggota keluarga yang dapat (misal: Ayah dapat, Anak tidak). Hal ini biasanya karena masalah validitas NIK si anak. Segera lapor ke operator desa untuk perbaikan data.
The post Bansos PBI-JK Desember, Simak Penjelasan dan Syaratnya appeared first on Rambay.id.
]]>